04951259
IQPlus, (19/2) - Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menerima 78 layanan konsumen pada awal 2024 atau selama Januari.
"Layanan konsumen itu terdiri dari 10 layanan pengaduan, 63 pemberian informasi kepada konsumen, dan lima penerimaan informasi dari konsumen," kata Kepala OJK Sulteng Triyono Raharjo di Palu, Sulteng, (17/2).
Ia menjelaskan dari total layanan konsumen tersebut sebanyak 48 layanan terkait perbankan, 24 layanan terkait perusahaan pembiayaan, tiga layanan terkait asuransi dan dua layanan terkait fintech.
Kemudian, satu layanan terkait dengan lembaga jasa keuangan yang tidak berada di bawah pengaturan dan pengawasan OJK.
"OJK Sulteng juga memberikan permohonan informasi debitur melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) sebanyak 6.63 permohonan," ujarnya.
Menurut Triyono, dari sisi pemberantasan kegiatan keuangan ilegal, OJK bersama seluruh anggota Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) terus meningkatkan koordinasi dalam penanganan investasi dan pinjaman online ilegal melalui Rapat Koordinasi Satgas wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua. (end/ant)