34446423
IQPlus, (10/12) - Bursa saha Eropa diperkirakan dibuka melemah pada hari Selasa ini karena para Investor bersiap untuk laporan inflasi AS terbaru minggu ini.
FTSE 100 Inggris Indeks diperkirakan dibuka 38 poin lebih rendah pada 8,315, DAX Jerman turun 76 poin pada 20.274, CAC Prancis turun 31 poin pada 7,454 dan FTSE MIB Italia turun 139 poin menjadi 34.429 menurut data IG.
Tidak ada rilis pendapatan besar di Eropa pada hari Selasa. Rilis data termasuk data inflasi final Jerman untuk bulan November.
Investor menantikan data inflasi AS yang akan dirilis pada hari Rabu. Data indeks harga konsumen kemungkinan akan mempengaruhi bagaimana Federal Reserve menentukan suku bunga pada pertemuan 17-18 Desember.
Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan bahwa inflasi utama naik 0,3% di bulan November dan 2,7% selama 12 bulan sebelumnya.
Saham berjangka AS melayang di dekat garis datar pada Senin malam, setelah S&P 500 dan Nasdaq Composite mundur dari rekor tertinggi di sesi perdagangan kemarin.
Semalam di kawasan Asia-Pasifik, saham Tiongkok naik pada hari Selasa di tengah kenaikan yang lebih luas di pasar regional lainnya.
Deutsche Bank telah menunjuk tujuh perusahaan yang terdaftar di London di sektor jasa bisnis sebagai pilihan investasi teratas untuk tahun 2025, menyoroti saham-saham dengan potensi pertumbuhan yang kuat dan karakteristik defensif dalam lingkungan pasar yang tidak pasti.
Salah satu sahamnya berpotensi naik lebih dari 50% dalam 12 bulan ke depan, kata bank tersebut. (end/cnbc)