PASAR EROPA DIPERKIRAKAN DIBUKA MENGUAT RABU INI

  • Info Pasar & Berita
  • 14 Agt 2024

22650243

IQPlus, (14/8) - Bursa saham Eropa diperkirakan dibuka menguat pada hari Rabu karena investor di wilayah tersebut memantau angka inflasi utama dari AS dan Inggris.

FTSE Inggris Indeks diperkirakan dibuka 29 poin lebih tinggi pada 8.262, DAX Jerman naik 32 poin pada 17.837, CAC Prancis 40 naik 12 poin pada 7,286 dan FTSE MIB Italia Lebih tinggi 68 poin menjadi 32.168 menurut data IG.

Inflasi Inggris naik menjadi 2,2% pada bulan Juli, sedikit di bawah ekspektasi tetapi kembali di atas target Bank of England sebesar 2%, berdasarkan data dari Kantor Statistik Nasional.

Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan indeks harga konsumen utama akan berada di angka 2,3% dan Ini adalah laporan pertama sejak Bank of England memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin bulan lalu.

Data Inggris muncul menjelang rilis indeks harga konsumen AS untuk bulan Juli pada hari Rabu yang diperkirakan menunjukkan peningkatan 0,2% bulan lalu, naik dari penurunan 0,1% pada bulan sebelumnya.

Investor akan menilai apakah data tersebut dapat mendorong Federal Reserve AS untuk mulai menurunkan suku bunga pada bulan September. Angka tersebut dapat memberikan arah pada pasar keuangan yang tidak menentu setelah volatilitas minggu lalu.

Indeks harga produsen AS, yang dirilis pada hari Selasa, menunjukkan harga grosir telah meningkat 0,1% bulan lalu. Para ekonom memperkirakan angka tersebut akan menunjukkan kenaikan bulanan sebesar 0,2% di bulan Juli, sejalan dengan angka bulan sebelumnya, menurut perkiraan konsensus Dow Jones.

Saham berjangka AS sebagian besar datar pada Selasa malam sementara pasar Asia-Pasifik bervariasi semalam karena Reserve Bank of New Zealand memangkas suku bunga pinjaman acuan dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengumumkan bahwa ia akan mengundurkan diri pada bulan September.

Laporan Pendapatan di Eropa akan datang dari UBS, RWE, Carlsberg, Aviva, Vestas Wind, TUI Group dan Thyssenkrupp. Rilis data lainnya termasuk data inflasi Perancis. (end/cnbc)

Kembali ke Blog