06942254
IQPlus, (11/3) - PEFINDO menegaskan peringkat idA- untuk PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), Obligasi Berkelanjutan (PUB) III, dan Obligasi PUB IV. Prospek peringkat Perusahaan direvisi menjadi CreditWatch dengan implikasi negatif, mencerminkan meningkatnya risiko likuiditas ADHI, seiring dengan ketidakmampuan Perusahaan dalam mendapatkan persetujuan dari pemegang Obligasi Berkelanjutan III untuk mengabaikan kewajiban batasan keuangan, sehingga Perusahaan saat ini menjalani periode perbaikan sampai dengan akhir Juni 2026.
Peringkat Perusahaan mencerminkan pandangan kami mengenai peran penting ADHI bagi pemerintah, posisi pasar ADHI yang kuat, dan keuntungan sebagai perusahaan konstruksi milik negara. Namun, peringkat dibatasi oleh leverage yang tinggi, risiko eksekusi terkait dengan pertumbuhan order book, dan lingkungan bisnis yang volatil.
Ketidakmampuan Perusahaan dalam menyelesaikan pelanggaran covenant tersebut dapat memicu kewajiban pelunasan dipercepat atas obligasi yang masih beredar, yang berpotensi semakin menekan likuiditas dan profil kredit Perusahaan, serta dapat berujung pada penurunan peringkat yang substansial. Sebaliknya, prospek dapat direvisi menjadi stabil tanpa perubahan peringkat jika ADHI berhasil mengatasi tantangan terkait pemenuhan kewajiban batasan keuangan obligasi serta menunjukkan penyangga likuiditas yang lebih kuat, khususnya melalui realisasi arus kas masuk dari piutang yang masih outstanding atas proyek-proyek yang telah diselesaikan.
ADHI didirikan pada tahun 1960 dan merupakan perusahaan kontraktor milik negara yang bergerak di bidang jasa konstruksi. Bisnis ADHI diklasifikasikan menjadi empat segmen utama: konstruksi; engineering, procurement, and construction (EPC); properti dan realti; dan infrastruktur investasi. Per 30 September 2025, PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) memiliki 64,3% saham di ADHI, dan sisanya dimiliki publik. (end)