07028497
IQPlus, (12/3) - Pemerintah melaksanakan lelang Surat Berharga Syariah Negara pada tanggal 11 Maret 2025 untuk seri SPNS01092025 (reopening), SPNS08122025 (new issuance), PBS003 (reopening), PBS030 (reopening), PBS034 (reopening), PBS039 (reopening) dan PBS038 (reopening) melalui sistem lelang Bank Indonesia.
Dalam siaran pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan RI (11/3) disebutkan Total penawaran yang masuk sebesar Rp21.687.000.000.000.
Dari seri SPNS01092025, Pemerintah memenangkan dana senilai Rp2 triliun dengan imbal hasil (yield) rata-rata tertimbang yang dimenangkan 5,98000 persen.
Jumlah penawaran masuk untuk seri yang jatuh tempo pada 1 September 2025 mencapai Rp2,06 triliun, dengan imbal hasil terendah dan tertinggi yang masuk sebesar 5,98 persen.
Untuk seri SPNS08122025, diraup dana sebesar Rp1,8 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,09000 persen.
Jumlah penawaran masuk untuk seri yang jatuh tempo pada 8 Desember 2025 mencapai Rp4,72 triliun, dengan imbal hasil terendah yang masuk 6,09 persen dan imbal hasil tertinggi 6,25 persen.
Untuk seri PBS003, diraup dana sebesar Rp5 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,60989 persen.
Jumlah penawaran masuk untuk seri yang jatuh tempo pada 15 Januari 2027 mencapai Rp7,25 triliun, dengan imbal hasil terendah yang masuk 6,5 persen dan imbal hasil tertinggi 6,85 persen.
Untuk seri PBS030, dimenangkan nominal sebesar Rp1,75 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,61479 persen.
Jumlah penawaran masuk untuk seri yang jatuh tempo pada 15 Juli 2028 mencapai Rp2,46 triliun, dengan imbal hasil terendah yang masuk 6,55 persen dan imbal hasil tertinggi 6,8 persen. Terakhir, untuk seri PBS038, Pemerintah memenangkan dana senilai Rp1,45 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 7,07743 persen. (end)