10949237
IQPlus, (20/4) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) setempat melakukan pendataan dan pemetaan lahan perkebunan tahun 2026 yang difokuskan pada peningkatan akurasi data spasial kelapa sawit berupa Bimbingan Tekhnis (Bimtek).
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi menegaskan, keberadaan data yang akurat serta terintegrasi menjadi kunci dalam menjawab tantangan pembangunan.
"Kelapa sawit adalah komoditas strategis nasional yang menjadi tulang punggung ekonomi di Kalimantan Selatan. Seiring dinamika regulasi global dan nasional, terutama terkait aspek keberlanjutan dan legalitas, maka tuntutan akan data spasial perkebunan kelapa sawit yang akurat menjadi sangat penting,"ujar Suparmi di Banjarbaru, Senin.
Potensi besar sektor perkebunan tidak akan dapat dikelola secara optimal tanpa dukungan data yang valid. Menurutnya, saat ini seluruh pemangku kepentingan dituntut untuk bekerja berbasis data, bukan sekadar asumsi.
"Saat ini kita dituntut untuk bekerja berbasis data. Tantangan pembangunan tahun 2026 dan masa depan tidak lagi bisa dijawab dengan perkiraan semata. Kita membutuhkan peta spasial yang presisi dan data statistik yang valid," tegasnya. (end/ant)