PERCEPAT DISTRIBUSI PAKET PANGAN, ID FOOD BERSINERGI DENGAN PEMDA

  • Info Pasar & Berita
  • 28 Agt 2024

24054723

IQPlus, (28/8) - PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau yang dikenal sebagai Holding BUMN Pangan ID FOOD, terus mendorong percepatan distribusi bantuan pangan.

Hal ini dilakukan ID FOOD untuk menangani stunting kepada 1,4 juta Keluarga Risiko Stunting (KRS) di tujuh provinsi.

Direktur Utama ID FOOD, Sis Apik Wijayanto, menyatakan bahwa saat ini perusahaan berfokus pada percepatan pelaksanaan program strategis pemerintah tersebut melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.

"Kami terus melakukan berbagai langkah percepatan penyaluran bantuan pangan telur ayam dan daging ayam bagi 1,4 juta keluarga risiko stunting. Salah satu langkah efektif untuk meningkatkan penyaluran dengan memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait," ujar Sis Apik, Rabu, (28/8/2024), di Jakarta.

Sis Apik mengaku, pemerintah daerah serta instansi terkait seperti Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dan perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) provinsi memegang peranan penting dalam menyukseskan program ini.

Peran DKPP dalam program ini dari mulai aspek perencanaan hingga realisasi, di antaranya memastikan produk telur ayam serta daging ayam yang disiapkan dan disalurkan ID FOOD terjaga kualitasnya.

"Pada pelaksanaan di tahun kedua ini kerja sama ID FOOD dengan DKPP semakin intens," kata dia. Di setiap provinsi penyaluran DKPP melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program secara periodik."

"Melalui evaluasi berkala kualitas produk dan pendistribusian bantuan yang kami jalankan terus mengalami perbaikan," ungkapnya.

Sementara itu, peran BKKBN juga sangat penting dalam program bantuan pangan stunting ini.

Kontribusi BKKBN yang utama adalah terkait penyedia data KRS. Menurut Sis Apik, koordinasi ID FOOD bersama BKKBN terus dilakukan sepanjang pelaksanaan program, mengingat BKKBN berperan memvalidasi data dan memberikan updating data KRS.

Apabila ada perubaha data KRS, BKKBN memiliki kewenangan untuk menyampaikan KRS pengganti

"Selama pelaksanaan program bantuan pangan ini kami terus bersama BKKBN. Dengan dukungan data yang akurat dan update, maka bantuan pangan penanganan stunting ini dapat tersalurkan tepat sasaran kepada keluarga yang membutuhkan. Hal ini memberikan dampak positif bagi pengentasan stunting di Indonesia," terangnya. (end)

Kembali ke Blog