02638678
IQPlus, (27/1) - Raksasa semikonduktor Micron Technology memulai pembangunan fasilitas fabrikasi air canggih di Woodlands pada Selasa (27 Januari) pagi sebagai bagian dari investasi besar senilai US$24 miliar selama dekade berikutnya.
Fasilitas baru ini, yang terletak di dalam kompleks manufaktur Nand yang sudah ada, adalah fasilitas fabrikasi air dua lantai pertama di Singapura.
Upacara tersebut dihadiri oleh Wakil Perdana Menteri dan Menteri Perdagangan dan Industri Gan Kim Yong, Sekretaris Tetap Perdagangan dan Industri Beh Swan Gin, Direktur Pelaksana Badan Pengembangan Ekonomi (EDB) Jermaine Loy, dan CEO JTC Jacqueline Poh.
Investasi terbaru ini menjadikan total investasi Micron di Singapura sekitar US$60 miliar. Produksi wafer dari pabrik baru ini diperkirakan akan dimulai pada paruh kedua tahun 2028.
Fasilitas ini akan menjadi landasan fase selanjutnya perusahaan dalam manufaktur memori Nand canggih dan memperkuat rantai pasokan semikonduktor kecerdasan buatan global, kata Micron.
Fasilitas ini memaksimalkan penggunaan lahan untuk menyediakan ruang bersih seluas 700.000 kaki persegi dan menyediakan "kapasitas penting untuk mendukung transisi teknologi yang berkelanjutan, memastikan Micron dapat memenuhi permintaan jangka panjang untuk solusi penyimpanan canggih," kata perusahaan tersebut.
Pada acara peletakan batu pertama, Presiden dan CEO Micron, Sanjay Mehrotra, mencatat bahwa permintaan akan memori dan penyimpanan berkinerja tinggi telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan ekspansi ini merupakan respons terhadap tekanan pasar tersebut.
"Seiring dengan terus berkembangnya AI, memori dan penyimpanan bukan lagi sekadar komponen keduanya telah menjadi aset strategis," katanya.
Ia menambahkan bahwa ekspansi ini selaras langsung dengan strategi ekonomi Singapura untuk mempercepat adopsi AI dan membangun industri yang siap menghadapi masa depan.
Komitmen senilai US$24 miliar ini menggarisbawahi kemitraan jangka panjang Micron dengan pemerintah Singapura, termasuk EDB dan JTC.
Joshua Lee, wakil presiden perusahaan Micron dan manajer negara Singapura, mengatakan ekspansi ini "mencerminkan kepercayaan Micron yang kuat dan berkelanjutan terhadap Singapura, serta komitmen bersama kami untuk memajukan ekosistem semikonduktor guna memenuhi permintaan dunia yang berkembang pesat akan teknologi AI". (end/bussinesstimes.com)