PGN UNGKAP FAKTOR DEFISIT GAS BUMI YANG DIPREDIKSI TERJADI 2025-2035

  • Info Pasar & Berita
  • 29 Apr 2025

11825997

IQPlus, (29/4) - Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Arief Setiawan Handoko mengungkapkan faktor utama penurunan keseimbangan pasokan gas bumi nasional yang diprediksi akan terjadi pada periode 2025-2035.

"Kondisi defisit ini sudah terjadi sejak 2025 dan ini dipengaruhi atau disebabkan utamanya karena penurunan natural atau natural declining dari pemasok yang belum dapat diimbangi dengan temuan cadangan dan produksi dari lapangan gas bumi baru," kata Arief dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI di Komplek Parlemen Senayan Jakarta, Senin.

Lebih lanjut, Arief mengatakan pada periode tersebut, diperkirakan penurunan akan terjadi di beberapa daerah yaitu Sumatera Utara, Sumatera bagian selatan, Jawa Barat, serta Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Ia melanjutkan defisit pasokan gas terutama di Sumatera bagian selatan hingga Jawa Barat sudah terjadi sejak tahun ini, yakni sebesar 177 juta kaki kubik standar per hari (MMscfd), dan angka penurunan pasokan diprediksi mencapai 513 mmscfd pada 2035.

"Profil gas balance PGN periode 2025 sampai 2035 mengalami tren penurunan. Di sini yang akan sedikit lebih mengkhawatirkan di mana sejak 2025 short dari gas balance kita, dari 2025 sampai ke 2035 itu shortage-nya semakin membesar sampai minus 513 [MMscfd]," ujar dia. (end/ant)




Kembali ke Blog