29553745
IQPlus, (22/10) - Pertamina Hulu Rokan (PHR) kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah internasional.
PHR baru saja meraih Gold Medal dalam ajang Taiwan Innotech Expo (TIE) 2024 yang digelar di Taipei World Trade Center, Taipe pada Sabtu (19/10) lalu.
Penghargaan tertinggi tersebut diberikan kepada PHR berkat inovasi teknologi i-TERM.
Selain itu, i-TERM juga meraih Special Award for excellent effort in creating invention dari KIPA (Korea Invention Promotion Association).
Dalam ajang TIE 2024, i-TERM dianggap layak mendapatkan penghargaan tertinggi bidang inovasi teknologi tata kelola reservoir karena terbukti berhasil diimplementasikan di 80 lapangan minyak WK Rokan, dengan nilai tambah (value creation) hingga 90 juta dolar AS atau sekitar Rp 1,3 triliun.
Sebagai informasi, i-TERM (innovative technology in Reservoir Management) merupakan terobosan baru dan inovatif dalam industri migas.
Tidak seperti metode konvensional yang mengandalkan perhitungan manual dan sumuran, i-TERM menggunakan teknologi digital untuk secara otomatis mengevaluasi dan menggunakan advance reservoir management dalam memilih sumur yang paling potensial untuk ditingkatkan produksinya melalui peningkatan kapasitas pompa (pump size-up).
Hasilnya? Proses yang lebih cepat, lebih akurat, dan lebih efisien.
Peningkatan ukuran pompa merupakan bagian penting dari optimalisasi reservoir dengan memasang pompa sumur bor yang lebih besar untuk meningkatkan laju produksi.
Tantangannya adalah menentukan waktu serta lokasi sumur yang tepat secara geologi lapangan yang akan diimplementasikan.
Menariknya, teknologi i-TERM yang dikembangkan oleh Tim Asset Development (AD) SLO PHR ini menggunakan platform aplikasi generik, sehingga berpotensi digunakan oleh industri migas lain.
"Ini sumbangsih PHR kepada dunia migas nasional, dalam upaya menjaga ketersediaan energi nasional melalui pencapaian target 1 juta barel produksi minyak per hari pada 2030 mendatang," ujar Andre Wijanarko, EVP Upstream Business PHR. (end)