PM JEPANG BENTUK GUGUS TUGAS AWASI NEGOSIASI PERDAGANGAN DENGAN AS

  • Info Pasar & Berita
  • 11 Apr 2025

10033960

IQPlus, (11/4) - Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba pada hari Jumat membentuk gugus tugas untuk mengawasi negosiasi perdagangan dengan Amerika Serikat, yang dipimpin oleh ajudan dekatnya sekaligus Menteri Ekonomi Ryosei Akazawa, yang menurut media domestik berharap dapat mengunjungi Washington minggu depan.

Meskipun tidak menyebutkan tanggal pastinya, Akazawa mengatakan ia berharap dapat bertemu dengan mitranya, Menteri Keuangan AS Scott Bessent, sesegera mungkin untuk memulai pembicaraan perdagangan bilateral yang mungkin mencakup kebijakan mata uang.

"Saya memahami bahwa Tn. Bessent sangat menyukai Jepang dan tidak diragukan lagi memiliki kesan yang baik terhadap negara kami. Ia juga memiliki latar belakang keuangan yang kuat, sehingga dapat menjadi mitra yang tangguh untuk diajak berunding," kata Akazawa dalam konferensi pers.

"Ia tampaknya menyebutkan hambatan nontarif dan kebijakan mata uang sebagai salah satu topik yang ingin ia bahas. Jika demikian, kami tentu akan menanggapinya selama diskusi," katanya, seraya menambahkan bahwa Jepang tidak akan mengesampingkan topik apa pun.

Langkah pertama antara Jepang dan Amerika Serikat adalah menyepakati tema apa yang akan diprioritaskan, kata Akazawa, seraya menambahkan bahwa belum ada agenda khusus yang ditetapkan secara resmi.

Dalam pembalikan yang mengejutkan, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Rabu bahwa ia akan menurunkan sementara bea masuk yang baru saja dikenakannya pada puluhan negara sambil terus meningkatkan tekanan pada Tiongkok.

Tarif "timbal balik" yang dikenakan pada Jepang telah dipotong menjadi tarif universal 10%, dari 24% awal, selama jeda 90 hari. Bea masuk sebesar 25% masih berlaku untuk impor mobil.

Akazawa, bersama dengan Kepala Sekretaris Kabinet Yoshimasa Hayashi, akan memimpin gugus tugas beranggotakan 37 orang yang terdiri dari staf dari berbagai kementerian untuk mencari konsesi dari Amerika Serikat terkait tarif.

Seorang mantan birokrat kementerian transportasi, Akazawa dikenal sebagai salah satu pembantu terdekat Ishiba dan memiliki hubungan yang erat dengan sektor pertanian dalam negeri. Jabatan saat ini sebagai menteri ekonomi adalah jabatan menteri pertamanya. (end/Reuters)


Kembali ke Blog