PRESIDEN ECB BERNIAT MUNDUR SEBELUM MASA JABATAN MACRON BERAKHIR

  • Info Pasar & Berita
  • 18 Feb 2026

04849826

IQPlus, (18/2) - Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde berencana untuk meninggalkan jabatannya sebelum pemilihan presiden Prancis tahun depan agar memberi kesempatan kepada Emmanuel Macron untuk memberikan masukan dalam memilih penggantinya, demikian dilaporkan Financial Times pada hari Rabu.

Masa jabatan Lagarde akan berakhir pada Oktober 2027, tetapi beberapa pihak khawatir bahwa sayap kanan mungkin memenangkan pemilihan presiden Prancis pada musim semi 2027, yang akan mempersulit pemilihan pemimpin baru lembaga keuangan terpenting di Eropa.

Mengutip seseorang yang mengetahui masalah tersebut, FT mengatakan Lagarde belum memutuskan waktu pasti kepergiannya tetapi ingin Macron dan Kanselir Jerman Friedrich Merz menjadi penentu utama siapa yang akan menggantikannya. Macron tidak dapat mencalonkan diri lagi untuk masa jabatan ketiga.

"Presiden Lagarde sepenuhnya fokus pada misinya dan belum mengambil keputusan apa pun mengenai akhir masa jabatannya," kata juru bicara ECB.

Laporan FT ini muncul hanya seminggu setelah Gubernur Bank Sentral Prancis Francois Villeroy de Galhau mengatakan dia akan mengundurkan diri pada Juni tahun ini, lebih dari setahun sebelum akhir masa jabatannya, memungkinkan Macron untuk menunjuk penggantinya sebelum pemilihan presiden yang dapat dimenangkan oleh sayap kanan.

Meskipun akan menjadi wewenang semua pemimpin dari 21 negara zona euro untuk memilih pengganti Lagarde, praktik masa lalu menunjukkan bahwa setiap kandidat yang berhasil harus memiliki dukungan Jerman dan Prancis untuk mendapatkan peran tersebut.

Belum ada kandidat resmi untuk pekerjaan itu, tetapi beberapa nama telah beredar di kalangan ECB sebagai calon presiden ECB. Yang paling menonjol di antara mereka adalah mantan kepala bank sentral Belanda, Klaas Knot, dan Manajer Umum Bank for International Settlements, Pablo Hernandez de Cos.

Masa jabatan Lagarde yang tidak dapat diperpanjang di ECB berlangsung hingga 31 Oktober 2027. Sebelum memimpin ECB, ia menjabat sebagai direktur pelaksana Dana Moneter Internasional dari tahun 2011 hingga 2019 dan sebelumnya, sebagai menteri keuangan Prancis. (end/Reuters)

Kembali ke Blog