06858382
IQPlus, (10/3) - Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan di Jakarta, Selasa, bergerak menguat 85 poin atau 0,502 persen menjadi Rp16.855 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.940 per dolar AS.
Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Muhammad Amru Syifa mengatakan penguatan rupiah dipengaruhi pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa konflik dengan Iran sudah mendekati penyelesaian.
"Pernyataan tersebut membantu meredakan sebagian kekhawatiran investor terhadap potensi konflik berkepanjangan yang sebelumnya dikhawatirkan dapat mengganggu pasokan energi global serta menekan prospek pertumbuhan ekonomi dunia," ucapnya di Jakarta, Selasa.
Mengutip Kyodo, Trump mengatakan perang dengan Iran yang hingga kini masih berlangsung diperkirakan akan "segera berakhir", tetapi membantah berakhir pada pekan ini.
Pernyataan Trump muncul setelah Iran memilih Ayatullah Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru mereka setelah sang ayah, Ayatullah Ali Khamenei, gugur dalam gelombang pertama serangan gabungan AS-Israel.
Mojtaba Khamenei dikenal karena kedekatannya dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Naiknya Mojtaba ke tampuk kekuasaan menimbulkan kekhawatiran di sebagian besar negara bahwa perang, yang memasuki pekan kedua, dapat semakin menggoyahkan kawasan Timur Tengah dan langsung berdampak pada ekonomi global.
Kendati bersikeras bahwa AS telah mencapai keberhasilan militer yang "belum pernah terjadi sebelumnya", Trump mengaku "kecewa" dengan terpilihnya pemimpin tertinggi baru Iran. "Kami pikir ini hanya akan menyebabkan masalah yang sama untuk negara ini," katanya.(end/ant)