10335405
IQPlus, (14/4) - Manajemen PT Wahana Interfood Nusantara Tbk. (COCO) memberikan penjelasan resmi terkait volatilitas transaksi efek perusahaan yang terjadi baru-baru ini. Dalam surat tanggapan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), emiten produsen cokelat ini menyatakan bahwa hingga saat ini tidak ada informasi atau fakta material yang belum diungkapkan kepada publik.
Sekretaris Perusahaan PT Wahana Interfood Nusantara Tbk., Gendra Fachrurozi, menyampaikan bahwa perusahaan tidak mengetahui adanya informasi material yang dapat memengaruhi nilai efek atau keputusan investasi pemodal pada tanggal fluktuasi yang ditanyakan, yakni 9 April 2026.
"Sepanjang pengetahuan Perseroan, tidak ada informasi, fakta, atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat memengaruhi harga efek serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik," ujar Gendra dalam keterbukaan informasi resmi, Selasa (14/4/2026).
Terkait rencana aksi korporasi, manajemen menjelaskan bahwa fokus perusahaan saat ini adalah pelaksanaan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) III. Perseroan dijadwalkan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 April 2026 untuk meminta persetujuan pemegang saham terkait rencana tersebut.
Selain rencana rights issue yang telah diumumkan sejak Maret lalu, Gendra menegaskan bahwa perusahaan belum memiliki rencana aksi korporasi lain dalam tiga bulan ke depan yang dapat memengaruhi pencatatan saham di Bursa.
Mengenai status kepemilikan saham oleh pemegang saham utama, Mahogany Global Investment Pte. Ltd. selaku pengendali dilaporkan belum memiliki rencana definitif terkait perubahan kepemilikan saham mereka di COCO hingga saat ini. (end)