SAHAM UOB PIMPIN PENURUNAN SAHAM BLUE CHIP SINGAPURA

  • Info Pasar & Berita
  • 24 Feb 2026

05437516

IQPlus, (24/2) - Saham UOB mencapai titik terendah dalam satu bulan pada perdagangan awal Selasa (24 Februari) di bursa Singapura setelah bank tersebut membukukan penurunan laba kuartal keempat sebesar 7 persen.

Pada pukul 09.13, saham tersebut turun hingga 4,6 persen atau S$1,80 menjadi S$37, dengan lebih dari 1,7 juta saham berpindah tangan. Ini menandai harga terendah saham tersebut dalam lebih dari sebulan, karena terakhir kali diperdagangkan lebih rendah pada 22 Januari.

Pada pukul 09.45, saham tersebut telah sedikit pulih dan diperdagangkan pada S$37,15, masih turun 4,3 persen atau S$1,65, dengan lebih dari 3,1 juta saham diperdagangkan.

Hal ini terjadi seiring dengan penurunan laba bersih UOB pada kuartal keempat yang berakhir 31 Desember sebesar 7 persen menjadi S$1,41 miliar, dari S$1,52 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, di tengah tekanan margin akibat penurunan suku bunga acuan.

Saham-saham pesaing UOB, DBS dan OCBC masing-masing turun 0,9 persen atau S$0,51 menjadi S$57,64 dan 2 persen atau S$0,43 menjadi S$21,26.

Kinerja yang lebih rendah tersebut meleset dari perkiraan konsensus sebesar S$1,44 miliar dari survei Bloomberg. (end/bussinesstimes.com)

Di antara komponen Indeks ST lainnya, ST Engineering, Jardine Matheson, dan ThaiBev turun 1,8 hingga lebih dari 2 persen setelah Dow Jones anjlok 822 poin atau 1,66 persen semalam di Wall Street.(end/bussinesstimes.com)

Kembali ke Blog