SESUAIKAN KBLI TERBARU, OMED BAKAL GELAR RUPSLB JUNI MENDATANG

  • Info Pasar & Berita
  • 18 Mei 2026

13730944

IQPlus, (18/5) - Dalam rangka mematuhi regulasi terbaru dari Pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), emiten produsen alat kesehatan PT Jayamas Medica Industri Tbk (OneMed) berencana melakukan penyesuaian pada Anggaran Dasar Perseroan. Langkah strategis ini diambil guna menyelaraskan klasifikasi bisnis perusahaan dengan standar sistem perizinan terbaru.

Berdasarkan keterbukaan informasi resmi yang dirilis manajemen di Sidoarjo, penyesuaian ini berfokus pada pembaruan referensi kode Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI). Perusahaan akan melakukan sinkronisasi sistem klasifikasi dari yang sebelumnya merujuk pada KBLI 2020 menjadi KBLI 2025. Langkah ini disesuaikan dengan sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS) terbaru yang ditetapkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Manajemen menegaskan bahwa perubahan pada Pasal 3 Anggaran Dasar mengenai Maksud, Tujuan, serta Kegiatan Usaha ini murni bersifat administratif. Perusahaan menjamin tidak ada penambahan ataupun pengurangan bidang usaha yang telah berjalan.

"Kegiatan usaha utama dan pendukung yang dijalankan Perseroan saat ini tetap sama. Penyesuaian hanya dilakukan pada redaksional deskripsi dan sinkronisasi sistem klasifikasi mengikuti standar terbaru," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi tersebut.

Langkah sinkronisasi ini juga dipastikan tidak akan membawa dampak negatif bagi operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan bisnis produsen alat kesehatan asal Jawa Timur tersebut. Sebaliknya, penyesuaian ini dinilai akan memperkokoh pemenuhan regulasi dan legalitas administratif perseroan ke depan.

Untuk memuluskan rencana perubahan Anggaran Dasar tersebut, PT Jayamas Medica Industri Tbk akan meminta restu dari para pemegang saham. Agenda persetujuan ini dijadwalkan bakal digelar melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 8 Juni 2026 mendatang.

Sebagai tambahan informasi, per 30 April 2026, struktur kepemilikan saham terbesar perseroan saat ini dipegang oleh PT Intisumber Hasilsempurna sebesar 83,3%, diikuti oleh masyarakat sebesar 14,67%, serta sisa persentase lainnya dimiliki oleh jajaran direksi dan saham treasuri. (end)

Kembali ke Blog