SK HYNIX INVESTASI US$13 MILIAR DI PABRIK PENGEMASAN CHIP CANGGIH

  • Info Pasar & Berita
  • 13 Jan 2026

01235021

IQPlus, (13/1) - Produsen memori asal Korea Selatan, SK Hynix, mengumumkan pada hari Selasa bahwa mereka akan menginvestasikan 19 triliun won Korea (US$12,9 miliar) untuk membangun pabrik pengemasan canggih baru, seiring dengan perluasan produksi untuk memenuhi permintaan yang meningkat yang didorong oleh booming kecerdasan buatan.

Fasilitas fabrikasi baru ini akan berlokasi di kota Cheongju, Korea, memanfaatkan jejak perusahaan yang sudah ada di sana. Konstruksi dijadwalkan dimulai pada bulan April, dengan target penyelesaian pada akhir tahun 2027, kata perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan.

SK Hynix termasuk di antara produsen chip memori terbesar di dunia dan memimpin dunia dalam apa yang disebut memori bandwidth tinggi (HBM), yang digunakan dalam prosesor kecerdasan buatan, termasuk yang dirancang oleh produsen chip AS, Nvidia.

Pabrik baru ini akan membantu SK Hynix memenuhi permintaan HBM yang terus meningkat seiring dengan intensifikasi persaingan AI global, yang mendorong kenaikan harga dan menjadikannya sangat menguntungkan bagi raksasa memori.

Menurut proyeksi industri yang dikutip oleh SK Hynix, pasar HBM diperkirakan akan berkembang dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 33% antara tahun 2025 dan 2030.

Namun, pergeseran produsen untuk memenuhi permintaan AI telah membebani pasokan chip memori konvensional, menimbulkan kekhawatiran bahwa kekurangan tersebut dapat berdampak pada industri elektronik yang lebih luas.

Sebagai tanggapan, produsen chip memori telah memperluas kapasitas produksi, seperti fasilitas pengemasan dan pengujian canggih baru milik SK Hynix.

Pengemasan canggih dalam memori adalah proses menggabungkan beberapa chip memori menjadi satu unit dengan kepadatan tinggi untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi energi sekaligus mengurangi ukuran keseluruhan.

Saingan SK Hynix, Samsung Electronics, juga telah mengumumkan rencana untuk meningkatkan produksi HBM dalam beberapa bulan terakhir. (end/CNBC)

Kembali ke Blog