04940612
IQPlus, (19/2) - Srikandi BUMN dan UN Women melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) guna memperkuat kolaborasi dalam memajukan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di sektor bisnis perusahaan.
Deputi Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia, Teknologi, dan Informasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Tedi Bharata di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu mengatakan, pemberdayaan perempuan merupakan salah satu program transformasi yang terus dijalankan.
Menurut Tedi, kerja sama dengan UN Women diharapkan dapat memberikan edukasi baru terkait dengan pengembangan perempuan di lingkungan korporasi.
"Mereka memiliki framework yang akan melihat bagaimana organisasi, korporasi ini seharusnya memiliki beberapa hal terkait pengembangan perempuan. Jadi kalau kemarin kita intervensi di sisi talenta, sekarang kita intervensi dari sisi perusahaannya," ujar Tedi dalam Penandatanganan MoU Srikandi BUMN dan UN Women.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Srikandi BUMN Fikha Lutfi mengatakan, sudah saatnya perempuan Indonesia maju melalui kolaborasi dalam berbagai sektor dan terbuka dalam berbagi peluang bersama pihak.
Melalui Srikandi BUMN, langkah implementasi kepemimpinan perempuan dalam perusahaan yang mengadopsi hal-hal positif dengan menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, kolaboratif dan mengedepankan kepentingan bersama serta terbuka dalam menjalin kerja sama dalam berbagai pihak, dapat menjadi role model bagi perempuan Indonesia.
"Nantinya teman-teman atau perempuan-perempuan ini bisa meningkatkan inklusivitas, inovasi dan juga meningkatkan produktivitas perusahaan. Itu yang paling penting dan bagaimana kemudian perempuan dapat terus mendorong produktivitas dan kinerja dari BUMN," kata Fikha. (end/ant)