02851271
IQPlus, (29/1) - PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) sukses menyelenggarakan Public Expose Insidentil secara daring sebagai bentuk pemenuhan kewajiban transparansi atas volatilitas transaksi efek yang terjadi. Dalam paparan tersebut, manajemen mengungkapkan rencana strategis perseroan yang akan berfokus pada aksi korporasi berupa penambahan modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue.
Menanggapi pertanyaan investor mengenai nilai dari right issue tersebut, manajemen AIMS menjelaskan bahwa hingga saat ini angka pasti belum dapat dipublikasikan. Hal ini dikarenakan perhitungan nilai emisi akan sangat bergantung pada rencana penggunaan dana (use of proceeds) yang dialokasikan untuk pengembangan calon anak usaha baru di masa mendatang. Manajemen menekankan bahwa setiap langkah diambil untuk memastikan nilai tambah maksimal bagi pemegang saham.
Selain rencana penguatan modal, jajaran direksi juga memaparkan latar belakang penyelenggaraan paparan publik ini, yang merujuk pada pengumuman suspensi sementara oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 22 Januari 2026 lalu. Perseroan berkomitmen untuk mengikuti seluruh peraturan bursa, khususnya terkait kewajiban penyampaian informasi material agar investor mendapatkan gambaran yang jelas mengenai kondisi perusahaan.
Sepanjang acara, perwakilan manajemen yang hadir memberikan penjelasan mengenai proyeksi bisnis perseroan ke depan. Fokus utama AIMS tetap pada penguatan investasi melalui entitas anak, yang diharapkan dapat menjadi pendorong utama pendapatan konsolidasian. Perseroan berjanji akan segera mengumumkan detail rencana right issue setelah seluruh kajian internal dan target investasi telah difinalisasi. (end)