24648223
IQPlus, (3/9) - Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Telkom Indonesia mengapresiasi peran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dalam meningkatkan optimalisasi tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang lebih efektif, sebagai upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Salah satu upaya peningkatan optimalisasi tata kelola ZIS diwujudkan melalui Rapat Kerja (Raker) UPZ Baznas Tingkat Nasional 2024 yang diikuti oleh sebanyak 142 UPZ Baznas, di antaranya sebanyak 12 UPZ Kementerian, 32 UPZ Lembaga Negara, 44 UPZ BUMN, dan 54 UPZ Swasta yang digelar di Bogor, Jawa Barat (2/9).
"Baznas sangat membantu kami dalam mengelola program-program di berbagai bidang, seperti ekonomi, beasiswa, kesehatan, dan lainnya, sehingga seluruh penerima manfaat dapat terlayani dengan adil," kata Ketua UPZ Telkom Indonesia Johni Purwanto melalui keterangan di Jakarta, Selasa.
Johni menekankan pentingnya peran Baznas dalam menangani berbagai program sosial guna mengentaskan kemiskinan di Indonesia.
Oleh karena itu, ia menyatakan pihaknya akan terus berkolaborasi dengan Baznas untuk menghindari tumpang tindih dalam penyaluran zakat. Salah satu langkah yang disiapkan adalah peluncuran sistem informasi digital Simba, yang membantu memastikan distribusi zakat lebih merata dan efektif dalam upaya pengentasan kemiskinan.
"Kerja sama yang kuat dengan Baznas akan semakin meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat di Indonesia, sehingga zakat dapat berperan lebih besar dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat," ujarnya.
Terkait kegiatan Raker UPZ, Johni menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi pihaknya dalam memperkuat kolaborasi dan berbagi pengalaman antara UPZ di seluruh Indonesia.
"Dengan adanya payung hukum terkait pengelolaan zakat, kami terus berusaha melakukan yang terbaik dalam penghimpunan dan pendistribusian zakat, sesuai dengan prinsip Aman syar.i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI (3A)," ucapnya. (end/ant)