TERKAIT VOLATILITAS SAHAM, ACRO AKUI BELUM BERENCANA AKSI KORPORASI

  • Info Pasar & Berita
  • 21 Jan 2026

02042366

IQPlus, (21/1) - Emiten produsen perekat (hook and loop) PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk. (ACRO) memberikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi efek yang terjadi pada saham perseroan. Melalui surat nomor 012/ACRO/I/2026, manajemen memberikan klarifikasi untuk menjawab permintaan penjelasan bursa atas pergerakan harga saham yang fluktuatif.

Direktur Utama ACRO, Chung Tae Sung, menyatakan bahwa hingga saat ini manajemen tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal. Perseroan juga menegaskan telah mengungkapkan seluruh kejadian penting yang bersifat material kepada publik sesuai dengan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai keterbukaan informasi.

Terkait strategi bisnis ke depan, manajemen mengungkapkan bahwa perseroan tidak memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat, setidaknya untuk tiga bulan mendatang. Hal ini mencakup rencana yang dapat berdampak pada struktur modal maupun status pencatatan saham di bursa. Saat ini, perseroan memilih untuk tetap berfokus pada kegiatan operasional dan pengembangan bisnis rutin guna meningkatkan nilai bagi seluruh pemegang saham.

Selain itu, manajemen juga menyinggung mengenai rencana pemegang saham utama terkait kepemilikan mereka di perseroan. Berdasarkan penjelasan resmi, kepemilikan saham oleh pemegang saham utama masih berada dalam periode lock-up atau penguncian saham hingga Desember 2026. Dengan demikian, dipastikan belum ada rencana perubahan kepemilikan dari pihak pengendali dalam waktu dekat.

Perseroan juga menyatakan tidak mengetahui adanya aktivitas tertentu dari pemegang saham sebagaimana diatur dalam peraturan laporan kepemilikan saham perusahaan terbuka. Seluruh informasi yang disampaikan merupakan bentuk tanggung jawab penuh perseroan terhadap kebenaran data yang dipublikasikan melalui sistem pelaporan elektronik bursa. (end)

Kembali ke Blog