TESLA BERHASIL KALAHKAN PENJUALAN BYD SELAMA 2026

  • Info Pasar & Berita
  • 07 Apr 2026

09633914

IQPlus, (7/4) - Produsen otomotif asal Amerika Serikat (AS) yang fokus dalam pembuatan kendaraan elektrifikasi murni, Tesla kembali merajai puncak tertinggi penjualan terbanyak selama tahun 2026, mengalahkan rival terdekatnya yakni BYD asal China.

Arena EV pada Senin (6/4) waktu setempat melaporkan bahwa Tesla secara resmi merebut kembali tahtanya sebagai pemimpin global dalam mobil listrik murni, mendorong produsen mobil China itu ke posisi kedua.

Perebutan kursi tertinggi di industri otomotif masa kini, harus diperjuangkan oleh Tesla dengan beragam upaya yang merepresentasikan bahwa industri otomotif modern memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi.

Pada bulan-bulan terakhir tahun 2025, BYD memang memiliki kinerja yang tertandingi. Jenama itu menjual lebih banyak kendaraan bertenaga baterai daripada perusahaan lain mana pun.

Tetapi awal tahun 2026, kisah itu berbeda sangat jauh. Mulai Januari dan Maret, Tesla mengirimkan setidaknya 358.023 kendaraan listrik kepada pelanggan di seluruh dunia.

Ini merupakan peningkatan 6,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Mungkin terdengar seperti peningkatan kecil, tetapi itu lebih dari cukup untuk mengalahkan para pesaing mereka di industri otomotif modern.

Penjualan BYD di segmen elektrifikasi murni mengalami penurunan 25,5 persen. Perusahaan yang berbasis di kota Shenzhen, hanya berhasil mengirimkan 310.389 unit kendaraan elektrifikasi murni di kuartal pertama.

Catatan penjualan tersebut semakin memperkuat kredibilitas Tesla di industri itu. Penjualan Tesla dan BYD pada periode tersebut terpaut cukup jauh yakni mencapai 48 ribu unit kendaraan.

Keterpurukan BYD di industri kendaraan elektrifikasi disebabkan aturan dari pemerintah China. Dimana, pemerintah mendorong masyarakat untuk beralih ke kendaraan baterai murni.

Hanya saja, aturan baru yang dikeluarkan oleh pemerintah China memaksa masyarakat untuk menunda pembelian kendaraan EV. Sebagai contoh, tahun lalu, masyarakat tidak perlu membayar pajak penjualan saat membeli mobil listrik baru.

Tahun ini, pemerintah menambahkan pajak sebesar 5 persen. Jika seseorang membeli mobil seharga 100.000 yuan, berarti konsumen harus membayar pajak lebih banyak sebesar 5.000 yuan.

Meski demikian, pemerintah masih memberikan dukungan kepada mereka yang beralih, namun tidak sebesar pada awal-awal gerbang EV dibuka. (end/ant)

Kembali ke Blog