23235321
IQPlus, (20/8) - Presiden The Fed Minneapolis Neel Kashkari mengatakan sudah tepat untuk membahas potensi pemotongan suku bunga AS pada September. Hal itu karena meningkatnya kemungkinan melemahnya pasar tenaga kerja, Wall Street Journal melaporkan.
"Keseimbangan risiko telah bergeser, jadi perdebatan tentang potensi pemotongan suku bunga pada September adalah hal yang tepat untuk dilakukan," kata Kashkari, kepada Journal dalam sebuah wawancara dikutip dari Reuters, Selasa, 20 Agustus 2024.
Komentar Kashkari muncul setelah Presiden The Fed St Louis Alberto Musalem dan Presiden The Fed Atlanta Raphael Bostic membuat pernyataan yang condong ke arah pemotongan suku bunga bulan depan. Kashkari mengatakan inflasi mengalami kemajuan tetapi pasar tenaga kerja menunjukkan 'tanda-tanda yang mengkhawatirkan', menurut Journal.
Namun, Kashkari tidak melihat alasan untuk menurunkan suku bunga dalam kenaikan lebih besar dari seperempat poin persentase karena PHK tetap rendah dan klaim tunjangan pengangguran tidak menunjukkan penurunan yang berarti.
Investor, yang sebelumnya bertaruh bahwa Fed harus memangkas suku bunga hingga setengah poin persentase pada pertemuannya 17-18 September menyusul data pasar tenaga kerja yang lebih lemah dari perkiraan, kini memperkirakan sekitar 75% kemungkinan pemangkasan suku bunga seperempat poin persentase bulan depan setelah data menggembirakan tentang inflasi, klaim pengangguran, dan penjualan ritel. (end/ba)