05131954
IQPlus, (21/2) - Komisaris Perdagangan Eropa Valdis Dombrovskis mengatakan Tiongkok perlu memainkan peran konstruktif dalam perundingan di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) untuk mereformasi peraturan perdagangan global mengenai subsidi industri. Jika tidak akan mengambil risiko karena pesaingnya menetapkan kebijakan mereka sendiri dengan mengorbankan Tiongkok.
Para menteri dari 164 anggota WTO akan berkumpul di Abu Dhabi untuk menghadiri konferensi dua tahunan pada 26-29 Februari, yang bertujuan untuk menyepakati reformasi badan perdagangan global itu sendiri, perdagangan e-commerce, dan subsidi untuk perikanan dan pertanian.
Valdis Dombrovskis mengatakan UE ingin mendorong perdebatan mengenai kebijakan perdagangan dan industri, termasuk mengizinkan negara-negara kurang berkembang untuk melakukan industrialisasi sambil membatasi dampak distorsi subsidi di negara lain.
"Penting sekali posisi yang diambil Tiongkok dalam diskusi tersebut," kata Dombrovskis, kepada Reuters, dalam sebuah wawancara, dikutip dari Channel News Asia, Rabu, 21 Februari 2024.
Tiongkok, katanya, dapat dikatakan sebagai negara yang paling memperoleh manfaat dari WTO, yang berarti Tiongkok harus tertarik untuk melestarikannya dan siap menghadapi tantangan-tantangan baru.
"Jika isu-isu tersebut tidak ditangani, maka negara-negara lain akan mulai mengatasinya satu per satu sesuai dengan pemahaman dan dinamika politik mereka masing-masing," katanya, seraya menambahkan bahwa hal ini bisa lebih merugikan Tiongkok yang berorientasi ekspor. (end/ba)