VIETNAM LONGGARKAN ATURAN BAGI INVESTOR ASING

  • Info Pasar & Berita
  • 04 Feb 2026

03437833

IQPlus, (4/2) - Vietnam akan mengizinkan investor asing untuk melakukan perdagangan melalui perusahaan pialang global secara langsung, bukan melalui perusahaan lokal. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas pasar seiring persiapan negara tersebut untuk peningkatan status dari FTSE Russell menjadi pasar negara berkembang.

Berdasarkan peraturan yang direvisi yang dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan, investor luar negeri akan dapat melakukan pemesanan melalui perusahaan pialang internasional yang bertindak sebagai perantara resmi tanpa perlu membuka rekening perdagangan individual di perusahaan sekuritas domestik, menurut pernyataan di situs web pemerintah.

"Kerangka kerja ini mengatasi kekhawatiran lama yang diangkat oleh FTSE Russell dan investor institusional asing mengenai kompleksitas kontrak, hambatan dalam proses pendaftaran, dan kejelasan hukum," kata Pham Luu Hung, kepala ekonom di SSI Securities.

Investor asing masih diwajibkan untuk mendaftarkan kode perdagangan sekuritas dan membuka rekening kustodian sekuritas dengan anggota kustodian, sehingga tetap menjaga pengawasan regulasi, menurut peraturan yang mulai berlaku pada 3 Februari.

Negara Asia Tenggara ini pada bulan Oktober meraih peningkatan status yang telah lama ditunggu-tunggu dari status negara berkembang oleh FTSE Russell. Klasifikasi ulang ini akan resmi berlaku pada bulan September, setelah ditinjau pada bulan Maret. Para pejabat juga bertujuan untuk mendapatkan promosi serupa dari MSCI pada akhir dekade ini.

Peraturan baru ini juga menetapkan bahwa tidak ada batasan pada jenis sekuritas yang memenuhi syarat untuk perdagangan non-pra-pendanaan. Langkah ini akan membantu "mempermudah kendala operasional untuk pelacakan indeks dan replikasi tolok ukur," kata Hung.

Perusahaan pengelola dana investasi sekuritas asing juga diperbolehkan membuka dua rekening perdagangan, satu untuk perdagangan milik sendiri dan satu lagi untuk pengelolaan aset klien, menurut pernyataan tersebut. Klarifikasi ini meningkatkan transparansi, memperbaiki pemisahan risiko, dan mendukung pengawasan yang lebih efektif terhadap pengelola aset asing yang beroperasi di Vietnam. (end/Bloomberg)

Kembali ke Blog