VINFAST BUKA PABRIK DI INDIA 30 JUNI, DI INDONESIA PADA OKTOBER

  • Info Pasar & Berita
  • 24 Apr 2025

11347302

IQPlus, (24/4) - Pembuat kendaraan listrik Vietnam, VinFast Auto, tengah mendorong ekspansi ke pasar Asia, bukan Amerika Utara dan Eropa, kata pendiri Pham Nhat Vuong dalam rapat pemegang saham induk perusahaan Vingroup di Hanoi.

VinFast saat ini tidak memiliki rencana untuk meningkatkan penjualan di Amerika Utara dan Eropa karena biaya logistik yang tinggi dan akan fokus pada India, Indonesia, dan Filipina, serta pasar Vietnam, kata Vuong, yang juga merupakan kepala eksekutif perusahaan.

VinFast berharap dapat membuka pabrik manufaktur di India pada 30 Juni, diikuti oleh pabrik di Indonesia pada Oktober, katanya.

Pergeseran strategi ini menyusul penundaan pembukaan pabrik di North Carolina selama tiga tahun hingga 2028.

VinFast berharap dapat mengirimkan lebih dari 200.000 kendaraan di Vietnam tahun ini, kata Vuong. Ia mengatakan perusahaan akan hampir mencapai titik impas di pasar Vietnam pada tahun 2025.

VinFast telah mengalami kerugian sejak mengirimkan kendaraan pertamanya ke AS pada akhir tahun 2022.

Pendiri VinFast yang juga miliarder itu menggelontorkan sekitar 27,3 triliun dong (S$1,4 miliar) ke perusahaan tersebut pada tahun 2023 dan 2024 dari kekayaan pribadinya, menurut laporan keuangan Vingroup yang telah diaudit yang dirilis akhir bulan lalu.

Pada bulan November, ia berkomitmen untuk memberikan sekitar US$2 miliar dari kekayaan pribadinya kepada perusahaan tersebut hingga tahun 2026 dan mengatakan tahun lalu bahwa ia bersedia mempertaruhkan semua uangnya untuk pertumbuhan perusahaan.

Sementara itu, Vingroup mengatakan pada bulan November akan meminjamkan VinFast sebanyak US$1,38 miliar.(end/Bloomberg)




Kembali ke Blog