WSJ : BYTEDANCE BANGUN DAYA KOMPUTASI DARI LUAR TIONGKOK

  • Info Pasar & Berita
  • 13 Mar 2026

07139892

IQPlus, (13/3) - Perusahaan induk TikTok asal Tiongkok, ByteDance, sedang membangun daya komputasi dengan chip Nvidia terbaik di luar Tiongkok, demikian dilaporkan Wall Street Journal pada hari Kamis.

ByteDance bekerja sama dengan perusahaan Asia Tenggara, Aolani Cloud, untuk mengerahkan sekitar 500 sistem komputasi Nvidia Blackwell di Malaysia, dengan total sekitar 36.000 chip B200, menurut laporan WSJ, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Aolani memperoleh server-server ini dari Aivres, sebuah perusahaan yang merakit server menggunakan chip Nvidia, kata laporan itu, menambahkan bahwa jika rencana tersebut berjalan, perangkat keras yang terlibat dapat menelan biaya lebih dari US$2,5 miliar.

Seorang juru bicara Aolani mengatakan kepada WSJ bahwa perusahaan tersebut saat ini beroperasi dengan perangkat keras senilai sekitar US$100 juta.

ByteDance berencana untuk menggunakan daya komputasi tersebut untuk penelitian dan pengembangan AI di luar Tiongkok dan memenuhi permintaan global yang terus meningkat untuk AI dari pelanggannya, menurut laporan tersebut.

Reuters belum dapat segera memverifikasi laporan tersebut. Nvidia, Bytedance, dan Aolani Cloud tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Bulan lalu, Reuters melaporkan bahwa AS bersedia mengizinkan ByteDance untuk membeli chip H200 milik Nvidia, tetapi produsen chip tersebut belum menyetujui persyaratan yang diusulkan untuk penggunaannya, mengutip seseorang yang mengetahui masalah tersebut. (end/Reuters)

Kembali ke Blog