08134060
IQPus, (22/3) - Aktivitas bisnis Amerika Serikat (AS) tetap stabil pada Maret. Namun demikian, harga-harga meningkat secara keseluruhan dan menunjukkan bahwa inflasi mungkin tetap tinggi setelah meningkat pada awal tahun.
Mengutip The Business Times, Jumat, 22 Maret 2024, S&P Global mengatakan Indeks Output PMI Komposit AS, yang melacak sektor manufaktur dan jasa, turun menjadi 52,2 bulan ini dari 52,5 pada Februari. Angka di atas 50 menunjukkan adanya ekspansi di sektor swasta. Perlambatan yang moderat mencerminkan penurunan lebih lanjut dalam aktivitas sektor jasa.
Manufaktur naik ke level tertinggi dalam 21 bulan. Survei tersebut menunjukkan bahwa perekonomian mengakhiri kuartal pertama dengan baik, meskipun laju pertumbuhan mungkin melambat dari tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 3,2 persen pada kuartal Oktober-Desember.
Amerika Serikat terus mengungguli negara-negara lain di dunia, meskipun Federal Reserve telah menaikkan suku bunga sebesar 525 basis poin sejak Maret 2022 untuk menekan inflasi.
Ukuran pesanan baru yang diterima oleh bisnis swasta menurut survei S&P Global turun menjadi 52,1 dari 52,3 pada Februari. Ukuran harga yang dibayarkan untuk input meningkat ke level tertinggi dalam enam bulan di 58,9 dari 55,5 di Februari.
Indeks harga output naik menjadi 56,8, yang merupakan angka tertinggi sejak April 2023, dari 54,1 pada Februari. Sebagian besar kenaikan harga terjadi pada sektor jasa. Dengan berakhirnya disinflasi barang, kenaikan harga jasa perlu diperlambat agar inflasi secara keseluruhan tetap berada pada jalur yang menurun. (end/ba)