ASTRINDO BERKEMBANG KE WASTE-TO-ENERGY, PERKUAT KOMITMEN ESG

  • Info Pasar & Berita
  • 08 Apr 2026

09742041

IQPlus, (8/4) - PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk ("Astrindo" atau "Perseroan", atau "BIPI"), sebuah perusahaan investasi yang berfokus pada infrastruktur energi terintegrasi, mengambil langkah strategis dalam memperkuat komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG).

Dalam siaran pers BIPI )8/4) Perseroan telah menandatangani Akta Jual Beli Saham (AJB) dengan PT Indoplas Makmur Lestari, yang merupakan entitas anak PT Maharaksa Biru Energi Tbk (kode saham OASA), untuk mengakuisisi saham 20% PT Indoplas Energi Hijau (EH), perusahaan yang bergerak dalam konversi sampah menjadi energi bersih.

Selanjutnya, Perseroan juga menandatangani Akta Jual Beli Saham (AJB) dengan PT Maharaksa Kapital Indonesia, yang merupakan kelompok usaha dari PT Maharaksa Biru Energi Tbk (kode saham OASA), untuk mengakuisisi saham 20% PT Maharaksa Energi Hijau (MEH) , entitas usaha yang berfokus pada energi hijau dan teknologi lingkungan.

Penandatanganan ini merupakan langkah strategis Perseroan dalam memperluas partisipasi pada proyek pengolahan sampah menjadi energi yang berkelanjutan.

Melalui IEH dan MEH, Perseroan akan mengembangkan dan melaksanakan proyek Waste To Energy, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengelolaanlingkungan sekaligus penyediaan energi alternatif.

Masuknya Perseroan ke IEH juga membuka eksposur terhadap pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Energi (PLTSe) di Indonesia.

Melalui konsorsium usahanya, IEH terlibat dalam pengembangan proyek PLTSa di Tangerang Selatan dengan nilai investasi sekitar Rp2,6 triliun, yang dirancang memiliki kapasitas pengolahan hingga 1.100 ton sampah per hari serta potensi produksi listrik sekitar 25 MW.

Proyek ini menjadi bagian dari solusi energi berbasis lingkungan yang diharapkan mampu mengurangi beban pengelolaan sampah perkotaan sekaligus menghasilkan energi bersih.

Michael Wong, Direktur Perseroan, mengatakan, "Ini merupakan langkah strategis Astrindo untuk memperluas partisipasi dalam ekosistem energi bersih di Indonesia. Kami melihat waste-to-energy bukan hanya sebagai peluang bisnis, tetapi sebagai bagian dari solusi nyata dalam mendukung transisi energi nasional. Ke depan, Astrindo akan terus mengembangkan portofolio energi berkelanjutan yang mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham dan pemangku kepentingan".

Akuisisi saham ini mempertegas arah Astrindo dalam melakukan diversifikasi ke sektor energi hijau, melengkapi portofolio energi yang telah dimiliki sebelumnya.

Selanjutnya, Perseroan membuka peluang untuk memperluas investasi pada proyek-proyek energi terbarukan lainnya, termasuk pengembangan infrastruktur energi berbasis gas dan energi bersih. (end)

Kembali ke Blog