09956547
IQPlus, (10/4) - Axiata, pemilik Edotco Group, tengah mencari penasihat keuangan untuk membantu penjualan perusahaan menara miliki perusahaan telekomunikasi Malaysia itu sekitar US$3 miliar termasuk utang, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Axiata Group dan dana kekayaan negara Malaysia, Khazanah Nasional, telah meminta bank investasi untuk mengajukan proposal guna menggarap penjualan potensial Edotco, menurut sumber tersebut, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena informasinya bersifat pribadi.
Bloomberg News melaporkan pada bulan Desember bahwa divisi manajemen aset Macquarie Group mengajukan tawaran untuk Edotco dan Axiata sedang mengevaluasinya.
Perwakilan Axiata, Khazanah, dan Macquarie menolak berkomentar. Seorang juru bicara Edotco mengatakan perusahaan tersebut tidak terlibat dalam diskusi pemegang saham.
Saham Axiata naik sebanyak 2,8 persen pada Kamis (10 April) pagi di Kuala Lumpur, memangkas kerugian tahun berjalan mereka menjadi sekitar 28 persen.
Berkantor pusat di Kuala Lumpur, Edotco adalah salah satu perusahaan menara telekomunikasi terbesar di dunia, mengelola lebih dari 55.000 menara di Asia, termasuk di Malaysia, Indonesia, Myanmar, Pakistan, dan Filipina, situs webnya menunjukkan.
Khazanah setuju untuk membeli saham Innovation Network of Japan di Edotco pada bulan Maret, sehingga kepemilikannya meningkat menjadi 32 persen. Axiata memiliki 63 persen saham Edotco sementara sisanya dimiliki oleh dana pensiun Malaysia. (end/Bloomberg)