33734235
IQPlus, (4/12) - Bank Dunia menjalin kerja sama dengan 15 bos keuangan untuk menurunkan risiko investasi dalam proyek-proyek iklim di negara-negara berkembang dan menarik modal swasta untuk mengurangi emisi. Hal itu dengan harapan bisa menekan emisi gas rumah kaca demi pembangunan berkelanjutan.
Mengutip The Business Times, Senin, 4 Desember 2023, Presiden Bank Dunia Ajay Banga mengatakan Lab Investasi Sektor Swasta (PSIL) fokus pada menemukan model asal-untuk-mendistribusikan yang akan memungkinkan investor berkantong tebal memberikan dana dalam jumlah besar untuk kesepakatan iklim.
"Penciptaan kelas aset yang dapat disekuritisasikan dalam jenis investasi ini, di mana dana pensiun yang besar, pemain besar seperti BlackRock akan menemukan tempat yang sangat menarik untuk mempekerjakan miliaran orang dan merupakan target utama," ujarnya pada Forum Bisnis Bloomberg di COP28.
PSIL, yang diluncurkan pada Juni di bawah naungan Bank Dunia, juga mencakup CEO BlackRock Larry Fink, CEO AXA Thomas Buberl, dan CEO HSBC Noel Quinn.
Kelompok ini berfokus pada pendekatan spesifik yang dapat diterapkan oleh Bank Dunia setelah bertahun-tahun berjuang memobilisasi sejumlah besar uang yang diperlukan untuk membantu negara-negara berkembang beradaptasi terhadap perubahan iklim dan transisi ke energi ramah lingkungan.
Bank Dunia juga telah meningkatkan tindakan di bidang lain, termasuk mengizinkan beberapa negara rentan untuk menunda pembayaran utang dan menampung dana untuk kerusakan iklim.
Shriti Vadera, salah satu ketua PSIL, mengatakan kelompok tersebut sedang mengerjakan jaminan keuangan karena ini adalah bentuk dukungan kredit yang paling efisien dan paling terkenal dan digunakan. "PSIL telah mempertimbangkan jaminan kerugian pertama dan seluruh portofolio," pungkas Vadera. (end/ba)