08438016
IQPlus, (26/3) - PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) berencana menggelar pembelian kembali saham (buyback) dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.
Cut Fika Lutfi Corporate Secretary BUKA dalam keterangan tertulisnya Rabu (26/3) menuturkan bahwa Jumlah nilai keseluruhan Pembelian Kembali Saham diperkirakan sebesar-besarnya Rp1.900.000.000.000 termasuk biaya transaksi (biaya pedagang perantara dan biaya lainnya) dan akan dilakukan melalui Bursa Efek maupun di luar Bursa Efek, baik secara bertahap maupun sekaligus, dan diselesaikan paling lambat 3 (tiga) bulan terhitung sejak tanggal 26 Maret 2025 sampai dengan 25 Juni 2025.
Lebih lanjut Fika memaparkan pertimbangan dilakukan buyback ini adalah Perseroan berkomitmen untuk menjaga keyakinan terhadap nilai pertumbuhan jangka panjang. Langkah ini diambil untuk menjaga kestabilan antara fundamental Perseroan dan fluktuasi kondisi pasar saat ini, serta tingkat kepercayaan para pemangku kepentingan dapat terus terjaga dalam mendukung usaha Perseroan untuk mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan.
"Dengan melakukan Pembelian Kembali Saham, Perseroan bertujuan untuk menunjukkan keyakinan terhadap nilai intrinsiknya, mengoptimalkan struktur modal, serta memperkuat kemampuannya dalam memberikan nilai pertumbuhan yang berkelanjutan kepada para pemegang saham,"tuturnya.
Pelaksanaan buyback memberikan indikasi bahwa Perseroan memiliki likuiditas yang cukup untuk melakukan pembelian saham tanpa mengganggu kondisi keuangan, operasional atau investasi lainnya yang menunjukkan bahwa Perseroan berada dalam kondisi keuangan yang sehat
Menurut hasil analisa Perseroan, pelaksanaan Pembelian Kembali Saham tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kinerja operasional dan pendapatan Perseroan, karena Perseroan pada saat ini memiliki modal dan arus kas yang cukup untuk melakukan Pembelian Kembali Saham dan dilakukan dengan harga yang dianggap baik dan wajar oleh manajemen Perseroan dengan memperhatikan ketentuan POJK 29/2023.
Buyback diperkirakan tidak menyebabkan menurunnya pendapatan Perseroan dan BUKA berkeyakinan bahwa pelaksanaan Pembelian Kembali Saham tidak akan memberikan dampak negatif yang material bagi kegiatan usaha dan pertumbuhan Perseroan, karena Perseroan pada saat ini memiliki modal dan arus kas yang cukup untuk melakukan dan membiayai seluruh kegiatan usaha, kegiatan pengembangan usaha, kegiatan operasional serta Pembelian Kembali Saham.
Fika menambahkan Buyback diharapkan dapat memberikan fleksibilitas untuk mencapai struktur permodalan yang efisien serta mencerminkan kinerja Perseroan melalui harga saham Perseroan. (end)