12557986
IQPlus, (6/5) - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkirakan harga nikel dunia turun karena pelemahan industri global, terutama di China.
"Bisa jadi karena pasar kita untuk 'stainless steel' atau untuk nikel itu kan kebanyakan ke China, ya. Dengan industri yang sekarang yang agak menurun, bisa jadi ini (penurunan harga nikel) akibat itu," ucap Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tri Winarno dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI di Jakarta, Selasa.
Ia menjelaskan bahwa hampir 65 persen nikel dunia dipasok oleh Indonesia, dan dari keseluruhan nikel yang dipasok oleh Indonesia, sebesar 65 persen diolah menjadi "stainless steel".
Akan tetapi, Tri belum dapat memastikan apakah pelemahan industri tersebut betul-betul menjadi penyebab turunnya harga nikel dunia.
"Nah, ini mungkin, bisa jadi. Saya belum begitu (memastikan)," kata Tri. (end/ant)