ESTIKA TATA TIARA (BEEF) DATANGKAN 250 SAPI PERAH IMPOR DUKUNG PROGRAM MBG

  • Info Pasar & Berita
  • 18 Feb 2026

04857112

IQPlus, (18/2) - PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) secara resmi menerima kedatangan 250 ekor sapi perah impor yang sebelumnya tiba di Pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap, Jawa Tengah, pada 2 Februari 2026.

Kedatangan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), di mana sejak Januari 2025 pemerintah menargetkan 20 juta penerima dengan kebutuhan sekitar 4 juta ton susu per tahun. Pemerintah juga menargetkan impor 400 ribu sapi pada 2025, setengahnya sapi perah, sebagai bagian dari target 2 juta sapi dalam lima tahun ke depan, serta mendorong kerja sama global melalui integrasi ekspor susu, transfer teknologi, penguatan regulasi, dan dukungan rantai dingin guna meningkatkan kapasitas produksi susu segar dan pengembangan peternakan terintegrasi berkelanjutan.

Pengadaan sapi perah ini terlaksana melalui kerja sama strategis dengan PT Lunar Chemplast sebagai mitra dalam proses pengadaan dan importasi, guna memastikan kualitas ternak memenuhi standar kesehatan, produktivitas, dan keberlanjutan operasional. Setibanya di Pelabuhan Tanjung Intan, sapi perah menjalani masa karantina sekitar dua minggu sesuai prosedur kesehatan hewan, sebelum ditempatkan di kawasan Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul (BBPTU) Manggala, Baturaden, Kabupaten Banyumas. Fasilitas peternakan yang disiapkan memiliki luas kandang sekitar 1.709 meter persegi dengan dukungan lahan 1.448 meter persegi dirancang untuk menjamin kenyamanan dan produktivitas ternak. Lokasi Baturaden yang berada di dataran tinggi beriklim sejuk dinilai mendukung stabilitas produksi susu dan kesejahteraan hewan.

Dalam pengelolaan dan perawatan, Perseroan bekerja sama dengan BBPTU Baturaden untuk memastikan penerapan standar manajemen terbaik, mencakup aspek teknis pemeliharaan, pengawasan kesehatan, serta pengembangan sistem produksi berkelanjutan. Selain itu, Perseroan menanam tanaman pakan ternak di lahan seluas 178.214 meter persegi di Desa Tumiyang, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, pada ketinggian sekitar 700 mdpl, guna memperkuat rantai pasok pakan dengan dukungan agroklimat yang sesuai bagi pertumbuhan hijauan berkualitas. Melalui langkah ini, Perseroan optimistis dapat meningkatkan kapasitas produksi susu segar secara signifikan, memperkuat ketahanan rantai pasok, serta berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan protein hewani nasional, sekaligus menegaskan komitmen BEEF dalam membangun peternakan modern yang berkelanjutan dan mendukung ketahanan pangan nasional. (end)

Kembali ke Blog