35726097
IQPlus, (24/12) - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), mematangkan transformasi melalui penguatan tata kelola dan mekanisme pengambilan keputusan yang efisien.
Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan perseroan menyambut positif keputusan RUPSLB, untuk mendukung inisiatif dalam menjalankan operasi bisnis secara efektif dan efisien.
"Di tengah tantangan industri yang dinamis, perseroan perlu bergerak cepat untuk merespons segala bentuk perubahan agar tetap unggul dan menjadi yang terdepan," ujar Vita sebagaimana keterangan resmi di Jakarta, Selasa.
Ia melanjutkan, keputusan tersebut memperkuat langkah transformasi dalam menghadapi dinamika bisnis, karena perseroan akan memiliki ruang untuk pengambilan keputusan strategis yang lebih efisien dan responsif.
Di tengah kondisi industri yang menantang sepanjang 2025, menurutnya, transformasi yang dilakukan perseroan berhasil mempertahankan kinerja operasional yang solid.
Selain itu, lanjutnya, juga mampu menjaga profitabilitas melalui peningkatan efisiensi biaya dan optimalisasi portofolio pasar ekspor dan regional untuk menyiasati perlambatan permintaan pasar domestik.
"Momentum rapat ini menjadi energi bagi manajemen dan seluruh karyawan untuk menjalankan tiga strategi utama, yaitu peningkatan pengelolaan pasar mikro, efisiensi biaya, serta optimalisasi produk semen hijau dan solusi berkelanjutan," ujar Vita.
Dalam RUPSLB, para pemegang saham menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan antara lain dalam rangka penyesuaian dengan peraturan perundang-undangan, penyusunan kembali seluruh ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan.
Selain itu, juga memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan berkaitan dengan perubahan anggaran dasar.
Lebih lanjut, rapat juga menyetujui untuk memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan tertulis dari Pemegang Saham Seri B Terbanyak untuk menyetujui RKAP Perseroan Tahun 2026 termasuk dengan perubahannya. (end/ant)