IEA: PELEMAHAN PERTUMBUHAN PERMINTAAN MINYAK BAKAL TERUS BERLANJUT AKIBAT CHINA DAN EV

  • Info Pasar & Berita
  • 22 Okt 2024

29548228

IQPlus, (22/10) - Badan Energi Internasional (IEA) menyebutkan pertumbuhan permintaan minyak global akan terus melemah. Hal itu karena perlambatan ekonomi China dan pesatnya penggunaan kendaraan listrik.

"Tahun ini, permintaan minyak global sangat lemah, jauh lebih lemah dari tahun-tahun sebelumnya, dan kami perkirakan ini akan terus berlanjut karena satu kata .China," kata Direktur Eksekutif IEA Fatih Birol, dalam sebuah wawancara dengan televisi Bloomberg, dikutip dari The Business Times, Selasa, 22 Oktober 2024.

Ia menegaskan kembali pasokan minyak mentah dan kapasitas cadangan cukup. Sedangkan harga minyak turun tahun ini, tetapi meningkatnya permusuhan di Timur Tengah telah membuat pasar gelisah, dengan para pedagang mengamati respons Israel terhadap serangan rudal Iran baru-baru ini.

Birol mengatakan harga rentan terhadap beberapa lonjakan karena ketegangan, meskipun tidak akan ada masalah dengan ketersediaan minyak.

Produksi minyak Amerika yang meningkat akan menciptakan kelebihan pasokan minyak pada awal tahun 2025, sementara kapasitas cadangan dalam aliansi OPEC+ mendekati level rekor, kata IEA dalam sebuah laporan minggu lalu.

Badan yang berpusat di Paris itu menambahkan bahwa konsumsi minyak Tiongkok turun 500.000 barel per hari pada Agustus, dibandingkan dengan tahun lalu.

Namun, Saudi Aramco optimistis terhadap permintaan minyak Tiongkok setelah pemerintah memperkenalkan serangkaian langkah stimulus untuk menghidupkan kembali ekonomi, kata kepala eksekutifnya Amin H Nasser, di Singapura. (end/ba)

Kembali ke Blog