IMPC SIAPKAN DANA SEGAR RP500 MILIAR UNTUK BUYBACK SAHAM

  • Info Pasar & Berita
  • 03 Feb 2026

03339946

IQPlus, (03/2) - Emiten produsen bahan bangunan dan barang plastik, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC), secara resmi mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham Perseroan di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan. Aksi korporasi ini direncanakan menghabiskan dana maksimal sebesar Rp500 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis Selasa (3/2), manajemen IMPC menjelaskan bahwa aksi buyback ini merujuk pada POJK No. 13/2023 dan Surat OJK No. S-102/D.04/2025, yang memungkinkan perusahaan terbuka melakukan pembelian kembali saham tanpa melalui persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) terlebih dahulu.

Jadwal dan Target Saham Periode pelaksanaan buyback dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, terhitung mulai 3 Februari 2026 hingga 2 Mei 2026. Perseroan menargetkan pembelian kembali sekitar 166.131.000 lembar saham atau setara dengan 0,30% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.

"Perseroan dapat mengakhiri periode buyback lebih awal jika biaya atau target jumlah saham telah tercapai, atau berdasarkan pertimbangan tertentu dengan tetap mematuhi regulasi yang berlaku," tulis manajemen dalam keterangan resminya.

Dampak Terhadap Kinerja Keuangan Manajemen IMPC menegaskan bahwa penggunaan dana internal untuk aksi ini tidak akan memberikan dampak material terhadap pendapatan maupun kinerja operasional perusahaan. Sebaliknya, langkah ini diharapkan mampu memberikan fleksibilitas dalam mengelola struktur permodalan untuk mendukung nilai jangka panjang bagi pemegang saham.

Secara proforma, aksi buyback ini diproyeksikan akan meningkatkan Laba per Saham atau Earning Per Share (EPS) perusahaan. Berdasarkan data keuangan per 30 September 2025, EPS diprediksi naik dari Rp8,58 menjadi Rp8,60 setelah aksi korporasi dilaksanakan.

Untuk memuluskan rencana ini, IMPC telah menunjuk PT BCA Sekuritas sebagai perusahaan efek yang akan melakukan transaksi pembelian kembali saham tersebut melalui Bursa Efek Indonesia. (end)

Kembali ke Blog