03236511
IQPlus, (2/2) - Data resmi menunjukkan tingkat inflasi di Zona Euro terpantau turun pada Januari 2024, karena perlambatan kenaikan harga pangan. Namun demikian, penurunan tersebut lebih kecil dari perkiraan para analis.
Harga konsumen melambat menjadi 2,8 persen pada Januari, dari 2,9 persen pada Desember, kata badan statistik UE. Analis yang disurvei oleh Bloomberg dan FactSet memperkirakan inflasi akan melambat menjadi 2,7 persen.
Inflasi masih berada di atas target European Central Bank (ECB) sebesar dua persen, namun jauh di bawah puncak 10,6 persen yang tercatat pada Oktober 2022 setelah invasi Rusia ke Ukraina yang menyebabkan harga energi melonjak.
"Masih terlalu dini untuk menyatakan kemenangan dalam perang terhadap inflasi," kata Kepala Bank ING dan Ekonom Zona Euro Peter Vanden Houte, dikutip dari The Business Times, Jumat, 2 Februari 2024.
Data tersebut akan memberikan kenyamanan bagi ECB bahwa pendekatan hati-hati yang mereka lakukan adalah tindakan yang tepat dan tidak boleh terburu-buru untuk menurunkan suku bunga, setelah ECB menghentikan kenaikan suku bunga yang belum pernah terjadi sebelumnya guna memerangi inflasi.
Namun hal ini juga menambah harapan di kalangan investor bahwa ECB akan menurunkan suku bunganya lebih cepat pada musim panas mendatang. Kenaikan harga makanan dan minuman mencapai 5,7 persen pada Januari, dibandingkan dengan 6,1 persen pada Desember, menurut Eurostat. (end/ba)