INTRA GOLFLINK SIAPKAN Rp1,2 TRILIUN KEMBANGKAN KAWASAN PARIWISATA DAN PROPERTI TERPADU

  • Info Pasar & Berita
  • 06 Feb 2024

03649214

IQPlus, (6/2) - PT Intra GolfLink Resorts (IGR), pengelola sejumlah lapangan golf terkemuka di Indonesia, tengah menyiapkan ekspansi yang cukup agresif guna menyerap peluang dari tingginya animo masyarakat terhadap olahraga bola kecil ini.

Beberapa waktu belakangan, terutama sejak pandemi COVID-19, golf bukan hanya diminati oleh kalangan usia senior saja, tetapi juga oleh para Gen-Z dan millenial, serta anak-anak.

Persatuan Golf Indonesia (PGI) memperkirakan, jumlah orang yang main golf di Indonesia pada era pandemi dan pascapandemi COVID-19 meningkat rata-rata sekitar 40% dibandingkan sebelum pandemi. Pertumbuhan yang sama terjadi Intra GolfLink Resorts dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Darma Mangkuluhur Hutomo, Komisaris Intra GolfLink Resorts, mengatakan bahwa peningkatan jumlah pemain golf di lapangan milik IGR tercermin dari jumlah round (pengunjung yang datang dan bermain) di ketiga lapangan golf milik IGR, yakni Palm Hills Golf Club Bogor, New Kuta Golf Bali, dan Black Rocks Golf Belitung. Total round dari ketiga golf course IGR tersebut tercatat sebanyak 88.331 pegolf di tahun 2020. Pada akhir 2023, jumlah round IGR melesat menjadi 124.020 pegolf.

"Mayoritas yang datang dan bermain di lapangan golf kami adalah pegolf baru usia muda," ujarnya.

Momentum ini, lanjut dia, yang menjadi landasan IGR untuk melanjutkan ekspansi demi meningkatkan kinerja perusahaan ke depan. IGR menyiapkan dana investasi mencapai Rp 1,2 triliun hingga 2027. Dana tersebut salah satunya akan digunakan untuk membangun lapangan golf baru di Sentul, Bogor.

Lapangan golf baru ini berdiri di atas lahan seluas 70 Hektare (Ha). Lokasinya sekitar 9 kilometer (km) dari Palm Hills Golf Club. Dengan mengusung konsep 'Golf and Active Lifestyle Ecosystem', IGR juga akan melakukan ekspansi berupa pengembangan kawasan properti terpadu di sekitar area golf, seperti villa dan fasilitas komersial lainnya.

Darma mengungkapkan, lapangan golf baru itu menggantikan Palm Hills Golf Bogor yang sudah beroperasi sejak 1993 silam. Sementara itu, IGR akan membangun total 13 cluster residensial di atas lahan golf lama tersebut hingga 2027 mendatang. Total luas lahan di kawasan itu mencapai 94 Ha.

Selain di Sentul, perusahaan juga akan melakukan pengembangan untuk asetnya yang berada di Bali. IGR akan mendirikan boutique luxury hotel baru dan melakukan revitalisasi hotel dan villa yang sudah ada di sekitar New Kuta Golf Bali.

"Kami berkomitmen untuk menjaga dan menumbuhkan ekosistem lifestyle di olahraga golf ini agar bisnis IGR bisa sustain. Kami berani investasi dengan nilai yang besar demi meningkatkan kinerja di masa mendatang," jelas Darma.

Pria berusia 25 tahun tersebut tengah berupaya mewujudkan visi Intra GolfLink Resorts, yakni menjadi pemain utama dalam industri pariwisata dan properti terpadu dan inovatif di Tanah Air.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah membangun kawasan yang bisa menjadi destinasi wisata berkualitas dengan fasilitas hotel, arena olahraga dan pusat rekreasi yang beragam sehingga bisa mendatangkan turis, baik lokal maupun asing. (end)



Kembali ke Blog