31644924
IQPlus, (12/11) - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 9 Jember mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau pembangunan berkelanjutan dengan menggunakan teknologi face recognition karena dapat mengurangi kebutuhan tiket fisik berbasis kertas yang digunakan syarat boarding masuk ke ruang tunggu.
"Penerapan face recognition itu tidak hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan, namun juga semakin memudahkan penumpang," kata Manajer Hukum dan Humasda KAI Daerah Operasi (Daop) 9, Cahyo Widiantoro di Jember, Jawa Timur, Selasa.
Pihak KAI mencatat bahwa sejak pertama kali diterapkan pada 22 Agustus 2024, sebanyak 46.941 penumpang telah menggunakan teknologi face recognition atau validasi identitas melalui wajah saat melakukan boarding di Stasiun Jember.
Dengan adanya teknologi itu, lanjut dia, penumpang cukup melakukan pemindaian wajah di gate boarding, jika identitas diri, data tiket dan syarat lainnya telah sesuai maka secara otomatis pintu boarding akan terbuka.
"Dengan berkurangnya penggunaan kertas, kami turut serta dalam upaya mengurangi limbah dan mendukung target SDGs, khususnya terkait dengan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan," tuturnya. (end/ant)