29154866
IQPlus, (18/10) - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meminta seluruh pemerintah daerah (pemda) agar mewujudkan program ekonomi biru, hijau dan sirkular atau Blue Green and Circular Economy (BGCE) untuk menciptakan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan di Indonesia.
"Kami mendorong pemerintah daerah juga ikut menerapkan prinsip (Blue Green and Circular Economy) ketika ingin pariwisata berkelanjutan," kata Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf Rizki Handayani di Tangerang, Banten, Jumat.
Ia menuturkan pentingnya menata kelola pariwisata berbasis Blue Green and Circular Economy oleh pemerintah daerah untuk menciptakan destinasi wisata yang berkualitas untuk keberlanjutan ekonomi.
"Program BGCE ini bukan program jangka pendek melainkan jangka panjang. Oleh karenanya ini akan dilanjutkan oleh pemerintah baru," katanya.
Secara garis besar, kata Rizki, kebijakan atau program BGCE ini bertujuan untuk pengurangan emisi karbon, pelestarian sumber daya alam, budaya, serta tradisi lokal.
Sementara di sektor ekonomi kreatifnya, pengembangan didasarkan pada ruang kreativitas, inovasi, serta penguatan kekayaan intelektual.
"Jadi saat ini untuk market di internasional sendiri sudah menerapkan aspek-aspek keberlanjutan ini. Jadi kalau kita tidak bergerak ke arah sana, maka kita akan kehilangan market wisatawan," katanya. (end/ant)