05940053
IQPlus, (29/2) - Dengan hanya tujuh bulan tersisa dalam masa jabatan lima tahun Kristalina Georgieva sebagai Kepala Dana Moneter Internasional (IMF), dia mengaku tidak fokus pada apakah akan mencari jabatan kedua. Georgieva mengatakan kepada Reuters bahwa dia fokus pada pekerjaannya sebagai Direktur Pelaksana IMF.
"Begini, saya punya pekerjaan yang harus diselesaikan saat ini," katanya, kepada Reuters dalam sebuah wawancara di sela-sela pertemuan para pejabat keuangan dari Kelompok 20 negara ekonomi utama di Sao Paulo, dikutip dari Reuters, Kamis, 29 Februari 2024.
"Saya selalu berpandangan bahwa Anda melakukan pekerjaan yang Anda miliki -bukan sekadar hipotesis di masa depan. Jadi biarkan saya melakukan pekerjaan saya," tambahnya.
Georgieva, ekonom asal Bulgaria, adalah perempuan kedua yang memimpin IMF dan orang pertama yang berasal dari negara dengan ekonomi pasar berkembang. Mempertahankan Georgieva untuk masa jabatan kedua akan menjawab kekhawatiran lama yang diajukan mengenai duopoli AS-Eropa di dua lembaga keuangan global, yakni IMF dan Bank Dunia.
Georgieva yang menyebut dirinya sebagai seorang 'optimistis abadi' telah melewati guncangan besar terhadap perekonomian global, mulai dari merebaknya pandemi global covid-19 hanya beberapa bulan setelah ia menjabat hingga invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022.
Fokusnya adalah memperkuat prospek pertumbuhan jangka menengah yang tertinggal dari tingkat pertumbuhan historisnya, mengelola tantangan utang negara yang sedang berlangsung, dan membimbing IMF melalui perubahan kuota yang rumit.
Georgieva menuai kritik dari dalam dan luar IMF sejak awal atas dorongannya untuk memasukkan perubahan iklim sebagai faktor dalam laporan pengawasan terhadap perekonomian negara-negara anggota dan ketertarikannya yang besar terhadap negara-negara emerging market dan berkembang.
Berdasarkan perjanjian yang sudah lama ada, negara-negara Eropa biasanya mencalonkan seorang kandidat untuk memimpin IMF. Sementara AS mencalonkan seorang kandidat untuk memimpin Bank Dunia. Kedua pekerjaan tersebut pada akhirnya diputuskan oleh dewan direksi institusi. (end/ba)