05628855
IQPlus, (26/2) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa pihaknya tengah memantau pergerakan saham PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS), PT Menn Teknologi Indonesia Tbk. (MENN) dan PT Bank Permata Tbk. (BNLI) karena terjadi pola transaksi yang tidak wajar di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).
Danny Yuskar Wibowo PH Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam keterangan tertulisnya Selasa (25/2) menuturkan bahwa Pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.
Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi tanggal 10 dan 25 Februari 2025 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia (Bursa) perihal laporan bulanan registrasi pemegang efek pada saham SSMS dan perihal pemberitahuan rencana rapat umum pemegang saham tahunan pada saham BNLI.
Selanjutnya perihal penjelasan atas permintaan penjelasan bursa pada saham MENN dan peningkatan aktivitas saham MENN dan BNLI.
Sebagai informasi, sebelumnya Bursa telah mengumumkan suspensi Perdagangan terhadap Saham SSMS di Pasar Reguler dan Tunai pada tanggal 4 Februari 2025 dalam rangka cooling down dan UMA pada tanggal 31 Januari 2025 dan tangga 22 November 2024 atas perdagangan saham SSMS.
Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity pada ketiga saham ini maka perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini dan mengimbau para investor untuk memperhatikan jawaban atas permintaan konfirmasi bursa.
Selain itu, investor juga disarankan mencermati kinerja perusahaan dalam setiap keterbukaan informasi dan dihimbau untuk mengkaji kembali corporate action perusahaan tercatat apabila belum mendapat persetujuan RUPS.
"BEI juga menyarankan investor untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan investasi,"pungkasnya. (end)