33259419
IQPlus, (29/11) - Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa kinerja anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tetap terjaga untuk mendukung pemulihan ekonomi yang tumbuh sekitar 5 persen selama delapan kuartal.
"APBN tetap terjaga untuk mendukung pemulihan ekonomi yang tumbuh sekitar 5 persen selama delapan kuartal," kata Menkeu Sri Mulyani dalam acara Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Alokasi Transfer Ke Daerah Tahun Anggaran 2024 di Jakarta, Rabu.
Dalam delapan kuartal tersebut, Menkeu Sri Mulyani menuturkan gejolak ekonomi tidak pernah berhenti. Kenaikan dan volatilitas harga komoditas yang meningkatkan inflasi dan menyebabkan kenaikan suku bunga di negara-negara maju menyebabkan munculnya arus modal keluar dan tekanan nilai tukar.
"Indonesia telah mampu keluar dari pandemi COVID-19 dan terus mampu menjaga kinerja pertumbuhan ekonomi di dalam kuartal yang cukup panjang," ujarnya.
Di sisi lain, fenomena El Nino mempengaruhi harga pangan di Indonesia. Situasi tersebut yang kemudian harus ditangani oleh semua pihak dan APBN menjadi instrumen yang sangat penting untuk menjaga perekonomian Indonesia. (end/ant)