31637557
IQPlus, (12/11) - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra) Agus Harimukti Yudhoyono menyebutkan Bendungan Sidan di Kabupaten Gianyar, Bali, beroperasi mulai akhir November 2024 yang menghasilkan air baku mencapai 1.750 liter per detik.
"Ini bisa menjadi solusi yang signifikan menyuplai empat kabupaten/kota di Bali," kata Menko Infra Agus Harimukti Yudhoyono (AHY) di sela meninjau Bendungan Sidan, Kabupaten Gianyar, Bali, Senin.
Nantinya, air baku yang dihasilkan di bendungan yang dibangun mulai 2018 itu menyuplai empat daerah di Bali yakni Kota Denpasar, Kabupaten Gianyar, Tabanan dan Badung.
Bendungan di Kabupaten Gianyar itu berbatasan langsung dengan dua kabupaten lain yakni Kabupaten Badung dan Kabupaten Bangli atau berjarak sekitar 45 kilometer arah utara pusat Kota Denpasar dengan waktu tempuh sekitar satu jam 40 menit.
Rencananya pada Senin (18/11) bendungan untuk pemenuhan air domestik itu mulai dialiri air yang bersumber dari aliran Sungai Ayung dan menjalani masa uji coba hingga Jumat (22/11).
Didampingi Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, Menko Infra menjelaskan proses uji coba akan dievaluasi sebelum nantinya beroperasi penuh dan bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat di empat kabupaten/kota di Pulau Dewata.
Rinciannya, dari air baku yang dihasilkan mencapai 1.750 liter per detik itu akan dialokasikan untuk Kota Denpasar sebesar 750 liter per detik, Kabupaten Gianyar sebesar 300 liter per detik, Kabupaten Badung sebesar 500 liter per detik dan Kabupaten Tabanan sebesar 200 liter per detik. (end/ant)