35432298
IQPlus, (21/12) - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi membawa misi ekonomi dalam kunjungannya ke Aljazair untuk bertemu Menlu Ahmed Attaf.
"Saya berdiskusi dengan Menteri Attaf dengan sangat baik tentang bagaimana kita dapat memperkuat kerja sama bilateral kita, khususnya di bidang ekonomi," kata Retno dalam transkrip pernyataan persnya, Rabu.
Aljazair merupakan salah satu dari lima mitra dagang utama Indonesia di Afrika. Volume perdagangan kedua negara terus meningkat sebesar 15,77 persen setiap tahunnya.
Namun, volume perdagangan bilateral kita belum mencerminkan potensi sebenarnya.
"Untuk meningkatkan perdagangan dua arah dan memastikan perdagangan yang lebih berkelanjutan dan seimbang, Indonesia mengusulkan perjanjian perdagangan preferensial antara kedua negara, dan untuk itu saya meminta dukungan Menteri Attaf," kata Retno.
Kemudian pada sektor energi, Menlu Retno menyambut baik penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Kerja Sama Energi dan Pertambangan, yang akan memperkuat kerja sama antarpemerintah dan mendorong kerja sama antarpelaku bisnis dan investasi di sektor energi.
Menurut dia, Indonesia adalah mitra yang baik bagi Aljazair dalam kerja sama energi. BUMN energi asal Indonesia, Pertamina, telah menjadi mitra terpercaya bagi Aljazair dalam industri minyak dan gas.
Selanjutnya, Retno menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk berinvestasi di Aljazair, termasuk yang ditunjukkan oleh Pertamina melalui investasi sebesar 900 juta dolar AS hingga 2048 untuk mendukung sektor energi di Aljazair.
Pertamina, ia melanjutkan, menyatakan siap untuk terus memperluas investasinya di Aljazair, termasuk di bidang baru seperti kilang dan dekarbonisasi.
"Kami juga berharap dapat memperluas kerja sama ekonomi di luar sektor perminyakan melalui berbagai proyek bersama di bidang ketenagalistrikan, pertambangan, energi terbarukan.dan Menteri Attaf juga menyebutkan tentang pertanian, perikanan, dan sektor lainnya," tutur Retno. (end/ant)