NILAI TUKAR RUPIAH MENGUAT TERHADAP DOLAR AS

  • Info Pasar & Berita
  • 09 Okt 2025

1759978042123627

IQPlus, (9/10) - Analis Bank Woori Saudara Rully Nova menganggap penguatan nilai tukar (kurs) rupiah ditopang optimisme penurunan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dua kali lagi hingga akhir tahun 2025.

"Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan menguat di kisaran Rp16.500-Rp16.575 dipengaruhi oleh global, (yakni) rilis notulen meeting September The Fed yang memberikan optimisme penurunan suku bunga dua kali lagi sampai dengan akhir tahun ini," ujarnya di Jakarta, Kamis.

Mengutip Anadolu, The Fed diperkirakan akan menurunkan suku bunga pada Oktober dan Desember 2025.

Potensi pemangkasan ini didorong angka inflasi Amerika Serikat (AS) yang lemah, data pengangguran AS meningkat, serta desakan Presiden AS Donald Trump.

Sementara itu, terlepas dari kekhawatiran seputar penutupan pemerintah AS, harga emas melanjutkan tren kenaikannya, didorong oleh risiko geopolitik, kekhawatiran terhadap ekonomi global, permintaan emas bank sentral, dan siklus penurunan suku bunga The Fed.

Menyusul desakan Presiden AS Donald Trump, The Fed memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin pekan lalu.

Untuk pertemuan The Fed di bulan Oktober dan Desember, pasar memperkirakan penurunan suku bunga baru. Angka inflasi yang lemah dan meningkatnya data pengangguran, serta Trump, dapat mendorong The Fed untuk menurunkan suku bunga.

Bagi Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede, rilis notulensi Federal Open Market Committee (FOMC), menunjukkan sebagian anggota FOMC mendukung pemangkasan suku bunga kebijakan lebih lanjut, tetapi mereka tetap berhati-hati terhadap risiko inflasi. (end/ant)

Kembali ke Blog