OJK : PERBANKAN SUMUT KOKOH DENGAN LIKUIDITAS MEMADAI

  • Info Pasar & Berita
  • 02 Feb 2024

03227154

IQPlus, (2/2) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Utara (Sumut) menyatakan, kondisi perbankan Sumut dalam keadaan kokoh dengan likuiditas memadai sehingga siap menghadapi tantangan keuangan ke depan.

"Salah satu indikasinya, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), yang sempat stagnan pada 2023, kini meningkat. Sampai November 2023, total DPK yang dikumpulkan mencapai Rp317,38 triliun atau bertumbuh 3,22 persen 'year on year'," ujar Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Kantor OJK Provinsi Sumut Wan Nuzul Fachri, di Medan, Kamis.

Wan melanjutkan, pertumbuhan itu tidak lepas dari penambahan simpanan deposito sebesar 6,27 persen secara "year on year" (yoy).

Secara struktur, dia menambahkan, jenis simpanan di perbankan terbanyak berbentuk tabungan (43,13 persen), kemudian deposito (38,34 persen) dan giro (18,53 persen).

Lalu terkait ketersediaan dana di perbankan Sumut, Wan menyebut bahwa likuiditas terjaga pada November 2023.

Rasio antara alat likuid (AL) dan "non-core deposit" (AL/NCD) serta rasio AL dan dana pihak ketiga (AL/DPK) masing-masing meningkat menjadi 113,72 persen dan 23,98 persen. Perbandingannya, pada Oktober 2023, AL/NCD 107,79 persen dan AL/DPK 22,57 persen.

Apa yang tercatat pada November 2023 jauh melampaui batas yang ditentukan yakni 50 persen untuk AL/NCD dan 10 persen untuk AL/DPK.

"Hal ini menandakan tingkat kesiapan yang sangat baik untuk mengatasi kebutuhan transaksi masyarakat di Sumatera Utara," ujar Wan pula. (end/ant)

Kembali ke Blog