07230235
IQPlus, (14/3) - Pemerintah menyerap penerimaan negara bukan pajak (PNBP) senilai Rp76,4 triliun per Februari 2025, setara 14,9 persen dari target APBN sebesar Rp513,6 triliun.
Realisasi itu terkontraksi 4,5 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dari rekor pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp80 triliun.
"Realisasi PNBP konsisten dengan kondisi ekonomi," kata Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Maret 2025, di Jakarta, Kamis.
Secara rinci, penerimaan PNBP dari sektor sumber daya alam (SDA) migas tercatat sebesar Rp17,5 triliun. Meski nilai ini setara dengan 15,5 persen dari target APBN, realisasinya turun 1,7 persen dibanding tahun lalu.
Menurut Anggito, penurunan kinerja PNBP SDA migas disebabkan oleh penurunan harga minyak mentah Indonesia (ICP) dan penurunan produksi gas bumi karena penyusutan alami.
Sementara itu, penerimaan SDA nonmigas terealisasi sebesar Rp16,3 triliun atau 16,8 persen dari target APBN. Komponen ini pun mengalami kontraksi, yakni sebesar 7,2 persen, akibat turunnya harga dan produksi batu bara. (end/ant)