PERKUAT ENGAGEMENT NASABAH, RELI CATATKAN KINERJA POSITIF FY2025 UNAUDITED

  • Info Pasar & Berita
  • 05 Feb 2026

03550357

IQPlus, (5/2) - Di tengah kondisi Pasar Modal yang sedang fluktuatif dengan berbagai sentimennya, PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (LS/RELI) mampu mencatatkan kinerja fundamental yang positif di sepanjang 2025.

Dalam laporannya, tercatat kinerja keuangan Unaudited Full Year 2025 mengalami peningkatan yang ditandai dengan peningkatan Laba Operasi sebesar 83,8% menjadi Rp38,12 miliar sehingga EBITDA pun turut terkerek 60,9% menjadi Rp41,24 miliar dibandingkan 2024.

Peningkatan tersebut tidak terlepas dari kenaikan Pendapatan Usaha yang naik 37,2% menjadi Rp62,15 miliar dibandingkan tahun sebelumnya dan didukung oleh berkurangnya Beban Biaya Perseroan seiring langkah cost effectiveness yang dilakukan sehingga tercatat Beban turun 14,6% menjadi Rp31,86 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.

Adapun peningkatan kinerja Perseroan tidak terlepas dari upaya Perseroan dalam menjaga hubungan baik dengan para nasabah sehingga dapat tetap loyal dalam melakukan transaksi melalui Perseroan. Upaya yang dilakukan ialah melalui engagement dengan nasabah melalui pembentukan komunitas aktif yang tergabung dalam RELIPrioritas. Di sepanjang tahun 2025, dari sisi Equity Brokerage tercatat nilai total transaksi yang diraih RELI sebanyak Rp12,01 triliun atau lebih tinggi 16,84% dibandingkan 2024 sebesar Rp10,28 triliun.

Bahkan di tengah turbulensi Pasar Modal di awal 2026 ini, RELI mampu mencatat peningkatan yang signifikan dalam transaksi yang dilakukan oleh nasabahnya. Jika di tahun 2025 rata-rata nilai transaksi harian RELI hanya berkisar Rp40-50 miliar maka di bulan Januari ini telah melonjak dengan mencapai rata-rata nilai transaksi harian sekitar Rp70 miliar hingga Rp80 miliar atau meningkat pesat sekitar 60%-75%. Peningkatan ini mayoritas dikontribusi dari para nasabah RELIPrioritas. Tidak hanya di transaksi ekuitas, para nasabah RELIPrioritas pun turut menopang transaksi di instrumen lainnya seperti Obligasi dan Reksa Dana.

Peningkatan kinerja fundamental ini merupakan pencapaian yang baik di tengah volatilitas pasar yang terjadi dimana RELI sebagai Perusahaan Sekuritas sekaligus sebagai Emiten / Perusahaan Terbuka (Tbk) terus mengedepankan dan melakukan improvement dalam hal Tata Kelola Perusahaan yang baik (GCG) sehingga mampu menjaga komunikasi dan kepercayaan dari nasabah, terutama nasabah RELIPrioritas yang mempercayakan transaksinya melalui RELI baik offline maupun melalui aplikasi online trading, RELITrade. Dalam perkembangannya pun RELI juga tidak hanya menyajikan layanan equity sebagai sarana investasi nasabahnya namun, juga mengembangkan instrumen investasi lainnya sebagai investment alternative dan diversifikasi portofolio bagi para nasabahnya diantaranya DIRE, Obligasi, maupun Reksa Dana karena RELI juga merupakan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD).

Upaya menjalankan Tata Kelola Perusahaan yang baik (GCG) ini pun sejalan dengan arahan baik dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menjaga sustainability Perseroan ke depannya serta dapat memberikan nilai tambah bagi para pemegang sahamnya. Dalam kesempatannya, Akhabani, Presiden Direktur RELI mengungkapkan perlunya menjaga GCG Perseroan dan tidak cukup hanya Perusahaan yang menjaga GCG tersebut namun, juga harus diikuti oleh para stakeholders lainnya di Pasar Modal sehingga ke depan bursa Indonesia dapat menjadi lebih baik.

"Sebagai Perusahaan Sekuritas dan juga Emiten yang telah menjalankan GCG, kami sebagai Direksi RELI menyambut baik dan mendukung langkah-langkah yang telah dilakukan oleh OJK bersama dengan manajemen BEI dan SRO lainnya dalam mengedepankan penerapan GCG. Pada prinsipnya, kami berpendapat bahwa usaha peningkatan tranparansi di Pasar Modal, peningkatan kualitas emiten yang akan listing di BEI serta penegakan hukum dan aturan yang tegas akan dapat meningkatkan daya tarik serta daya saing BEI di mata investor baik internasional maupun domestik. Dengan penerapan GCG oleh semua stakeholders, kami optimis bahwa ke depan bursa Indonesia akan makin berkembang menjadi lebih baik." demikian ungkap Akhabani, Presiden Direktur RELI. (end)



Kembali ke Blog